Lewat ’Desember Jani', Luna Maya Refleksikan Hubungan Dia dan Ibundanya
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleSementara, banyak teman seusianya yang kini telah memiliki anak remaja seumuran Mika atau Chempa. Mendengar cerita mereka tentang dinamika emosi anak-anak membuat Luna kembali teringat pada masa remajanya.
”Dulu saat masih remaja, penuh gejolak emosi, hormon yang labil, dan pencarian jati diri, kita sering merasa, ’Kenapa sih orangtua nggak paham sama kita?' Terjadilah friksi dan salah paham. Kita menuntut keluarga langsung mengerti tanpa komunikasi," ungkapnya.
Namun, setelah bertambah dewasa, Luna mulai menyadari bahwa ibunya juga memiliki beban dan perjuangan yang tidak selalu bisa dipahami oleh anak-anaknya saat itu. Melalui film ini, Luna melihat berbagai persoalan masa lalu dari sudut pandang yang berbeda.
| Baca Juga: Lewat Film 'Desember Jani', Sigi Wimala dan Hyori Mika Petik Pelajaran Emosional Soal Keluarga
Luna pun bersyukur hubungannya dengan sang ibu telah berkembang menjadi lebih baik dan dewasa. Kesalahpahaman serta konflik yang pernah terjadi ketika dirinya masih remaja kini tidak lagi menjadi bagian dari hubungan mereka.
"Bersyukur hubungan kami sekarang sudah sangat baik dan dewasa, tidak ada lagi fase-fase kabur dari rumah atau salah paham," pungkas Luna.(*)







