Ayah Meghan Markle Ditangkap, Didakwa Miliki Materi Pelecehan Anak
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Ayah Meghan Markle, Thomas Markle Sr., didakwa atas dugaan kepemilikan materi pelecehan seksual terhadap anak. Ia ditangkap pada Jumat (6/11/2026) di sebuah fasilitas perawatan lansia di Florida, Amerika Serikat.
Menurut laporan Associated Press (AP), Sabtu (7/11/2026), penangkapan dilakukan setelah FBI menyita sekitar 78 barang dari dua unit penyimpanan di Los Angeles.
Barang-barang tersebut diduga mengandung gambar pelecehan, termasuk beberapa gambar yang memperlihatkan Thomas bersama anak-anak.
Sementara BBC melaporkan Department of Justice (Departemen Kehakiman) Amerika Serikat telah mendakwa Thomas atas kepemilikan gambar tidak senonoh yang melibatkan anak-anak.
| Baca Juga: Ayah Meghan Markle Terjerat Skandal Pornografi Anak, Ditemukan Gudang Berisi Konten Tidak Senonoh
Setelah ditangkap, mertua Pangeran Harry itu menjalani sidang selama 30 menit pada Jumat (6/11/2026). Hakim kemudian mengizinkannya kembali ke fasilitas perawatan.
Ia dikenai tahanan rumah dan diwajibkan menggunakan alat pemantau elektronik.
Hakim juga memerintahkan pemeriksaan kejiwaan karena muncul kekhawatiran Thomas tidak mampu memahami proses persidangan dan membantu pengacara untuk membela dirinya.
Diketahui, Thomas ditangkap setelah kembali ke Amerika Serikat. Ia pindah ke Filipina pada 2025 dan sempat mengalami stroke serta menjalani amputasi kaki akibat gumpalan darah di bagian paha.
| Baca Juga: Komedian Russell Brand Divonis Bersalah atas Kasus Rudapaksa dan Pelecehan Seksual
Ia pulang ke negara asalnya untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik.
Punya Gudang Khusus
Thomas Sr. dilaporkan oleh putranya sendiri, Thomas Jr. yang menemukan ratusan hingga ribuan foto serta video tidak senonoh melibatkan anak-anak di rumah sang ayah di Filipina.
“Apa yang aku lihat membuatku merasa sangat mual. Semua ini tiba-tiba saja ada di depanku dan aku tidak tahu harus berbuat apa,” ujar Thomas Jr. kepada Page Six, Kamis (22/10/2026).
Media Inggris, Daily Mail, kemudian merilis laporan mengejutkan pada 30 Oktober 2026. Mereka menemukan sebuah gudang penyimpanan atas nama Thomas di Rosarito Beach, Meksiko.
| Baca Juga: Pengalaman Kelam Dafne Keen Semasa Kecil: Ditawari Kokain hingga Diikuti Pria Asing
Unit berukuran 5 kali 10 kaki atau sekitar 1,5 kali 3 meter tersebut dalam kondisi terbengkalai karena tunggakan pembayaran selama dua tahun.
Di dalamnya ditemukan majalah pornografi anak, klise foto yang menampilkan gambar anak-anak di pantai dengan nuansa voyeuristik (mengintip secara seksual), sejumlah foto hitam-putih anak tanpa busana.
Ada juga satu foto yang memperlihatkan Thomas duduk bersama seorang anak perempuan di atas tempat tidur hotel.
Temuan lainnya, meliputi 50 kaset dengan judul mencurigakan, puluhan buku seputar perilaku penyimpangan seksual, dan komputer yang dilengkapi petunjuk pembersihan hard drive dan catatan alamat URL Dark Web.
| Baca Juga: Choi Woo Shik Dituduh Kasar kepada Pramugari, Agensi Siapkan Langkah Hukum
Meghan Markle di Pihak Korban
Wanita bergelar Duchess of Sussex itu berharap proses penyelidikan berjalan hingga tuntas dan keselamatan anak-anak tetap menjadi prioritas.
Ia mengaku pernah menerima informasi mengenai dugaan yang mengganggu terkait ayahnya pada 2018, tahun ketika ia menikah dengan Pangeran Harry. Sejak saat itu, ia mulai menjaga jarak dari sang ayah.
Meghan juga menjauhkan anak-anaknya dari Thomas demi melindungi mereka.
"Saya berharap kini orang-orang dapat memahami bahwa keputusan saya menjaga jarak dari ayah dan tidak mengizinkannya berhubungan dengan anak-anak kami memiliki satu alasan, yaitu untuk melindungi mereka," ungkap Meghan dalam pernyataan kepada People pada Jumat (23/10/2026). (*)







