Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Pernah tidur selama delapan jam, tetapi saat alarm berbunyi tubuh justru terasa berat dan sulit diajak beraktivitas? Sementara itu, tidur enam jam pada malam lain malah membuat bangun lebih segar.

Perbedaan ini bisa berkaitan dengan kualitas tidur, siklus tidur, inersia tidur, serta ritme sirkadian atau jam biologis tubuh yang memengaruhi kondisi seseorang saat terbangun.

Meski begitu, merasa lebih bugar setelah tidur enam jam bukan berarti kebutuhan istirahat sudah terpenuhi.

Orang dewasa umumnya tetap membutuhkan sekitar tujuh hingga sembilan jam tidur setiap malam. Ada beberapa hal yang perlu diketahui untuk memahami kondisi tersebut.

| Baca Juga: Susah Tidur di Malam Hari? 5 Makanan Ini Bisa Bantu Terlelap Lebih Cepat

Mengapa Tidur 8 Jam Justru Bisa Membuat Lelah?

Dilansir dari Hartford HealthCare, seseorang bisa tetap merasa kelelahan meski sudah tidur cukup lama karena kualitas istirahatnya kurang baik.

Spesialis tidur Steven Thau, MD, menjelaskan bahwa tubuh melewati beberapa tahapan tidur, mulai dari tidur ringan, tidur dalam, hingga REM.

Gangguan kecil seperti suara bising, stres, konsumsi kafein, atau kebiasaan menggunakan layar menjelang tidur dapat mengganggu tahapan tersebut tanpa selalu membuat seseorang terbangun sepenuhnya.

Akibatnya, durasi tidur terlihat mencukupi, tetapi tubuh belum memperoleh istirahat yang optimal.

| Baca Juga: Hobi Membaca Buku Sambil Tiduran? Ini Risiko yang Perlu Diwaspadai

Kondisi seperti sleep apnea juga patut diperhatikan karena gangguan ini menyebabkan napas berhenti sementara berulang kali selama tidur dan memicu terbangun singkat tanpa disadari.

Siklus Tidur 90 Menit, Benarkah Berpengaruh?

Siklus tidur sering disebut berlangsung sekitar 90 menit. Namun, durasinya tidak selalu sama. Pada orang dewasa, satu siklus umumnya berlangsung sekitar 90 hingga 120 menit dan berubah sepanjang malam.

1 2

Tags: