Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Minho SHINee mengalami cedera di sekitar mata setelah terkena tendangan peserta lain saat mengikuti kompetisi triathlon di Tongyeong, Korea Selatan.

Meski sempat menghentikan renang akibat insiden tersebut, penyanyi sekaligus aktor itu tetap melanjutkan perlombaan hingga berhasil mencapai garis finis.

Peristiwa tersebut ditayangkan dalam episode terbaru program MBC 'I Live Alone' pada Jumat (6/11/2026).

Dalam acara itu, Minho memperlihatkan perjuangannya menyelesaikan triathlon yang terdiri dari tiga cabang olahraga dengan total jarak 51,5 kilometer, yakni berenang 1,5 kilometer, bersepeda 40 kilometer, dan berlari 10 kilometer.

| Baca Juga: Baru Selesaikan Full Marathon Pertama, Minho SHINee Justru Dicurigai Curang

Alasan Minho Mengikuti Kompetisi Triathlon

Minho mengaku mengikuti perlombaan tersebut karena ingin mencoba tantangan olahraga ekstrem. Namun, setelah terjun langsung, ia justru semakin tertarik untuk mengejar catatan waktu terbaik.

"Hanya ada satu alasan. Saya ingin mencoba olahraga ekstrem. Bukankah kata 'triathlon' terdengar menakutkan?" ujarnya dalam episode I Live Alone tersebut.

Ia kemudian menjelaskan bahwa keikutsertaannya berkembang menjadi ambisi untuk menyelesaikan perlombaan di salah satu kompetisi terbesar di Korea Selatan.

Targetnya kali ini adalah memecahkan rekor pribadi dengan catatan waktu di kisaran dua jam 20 menit.

| Baca Juga: Perut Sakit saat Lari? Minho SHINee Punya Trik Mudah untuk Mengatasinya

Mata Minho Bengkak setelah Terkena Tendangan

Mata Minho bengkak. Foto: MBC I Live Alone

Tantangan pertama sudah menghadang saat sesi renang dimulai. Ketika berenang bersama banyak peserta lain, Minho tiba-tiba berhenti setelah wajahnya terkena tendangan kaki peserta yang berada di depannya.

Ia menjelaskan bahwa kontak fisik dalam sesi renang triathlon memang sulit dihindari karena para atlet bergerak berdekatan. Bahkan, ada peserta yang sampai menarik bahu orang lain ketika berusaha mencari ruang.

"Saya terkena tendangan di wajah saat perlombaan dan rasanya seperti mengeluarkan darah. Setiap kali mengambil napas, saya mencoba mengeceknya dengan mulut. Namun, airnya sangat asin sehingga saya tidak tahu apakah itu darah atau bukan," kata Minho.

Setelah menyelesaikan renang, bagian sekitar matanya terlihat membengkak. Meski begitu, ia berhasil menuntaskan jarak 1,5 kilometer dalam 26 menit, lebih cepat dari target awalnya, yakni di bawah 30 menit.

| Baca Juga: Keren! Minho SHINee Tuntaskan Lari 10 Km dalam 48 Menit di SMTOWN RUN CLUB 2026

Hujan dan Sepeda Bermasalah saat Bersepeda

Minho bersepeda di tengah hujan. Foto: MBC I Live Alone

Kesulitan belum berakhir ketika Minho memasuki sesi bersepeda. Hujan deras membuat jalanan licin, bahkan beberapa peserta terlihat terjatuh. Ia memilih mengutamakan keselamatan daripada memaksakan kecepatan demi mengejar rekor.

"Saya mengatakan kepada diri sendiri bahwa keselamatan harus lebih diutamakan daripada memaksakan diri untuk memperbaiki catatan waktu," tuturnya.

Masalah bertambah ketika sistem perpindahan gigi sepeda tidak berfungsi dengan baik akibat hujan. Rantai sepedanya bahkan terlepas saat melewati jarak 17,5 kilometer sehingga Minho harus berhenti untuk memasangnya kembali.

Meski kehilangan waktu, ia menyemangati dirinya dengan kalimat, "Tidak ada alasan, tidak ada keluhan. Terus maju, Minho!"

| Baca Juga: Bukan Sekadar Lari, Ini Rahasia Gisel Bisa Finis Chicago Marathon di 4 Jam 46 Menit

Minho akhirnya menyelesaikan seluruh rangkaian triathlon dalam waktu 2 jam 27 menit 14 detik. Catatan tersebut memang melampaui target awalnya, tetapi berhasil memperbaiki rekor pribadi sebelumnya, yakni 2 jam 32 menit.

Ia juga menempati posisi ketiga di antara peserta amatir pria kelompok usia 35-39 tahun. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: