Rajin Pilah Sampah Botol Plastik Sejak Dari Rumah Punya Peluang Ekonomi
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleFounder Kita Olah Indonesia, Andriansyah, melihat pengelolaan sampah bukan hanya sebagai upaya menjaga lingkungan, tetapi juga sebagai peluang ekonomi bagi masyarakat yang terlibat.
“Collection for recycling bukan hanya tentang mengumpulkan material yang dapat didaur ulang. Program ini juga menciptakan peluang ekonomi bagi komunitas pengelola sampah, pengepul, dan mitra daur ulang,” ujar Andriansyah.
Kita Olah Indonesia mengembangkan jaringan pengumpulan dan pengolahan material dengan dua fasilitas pengolahan di Bekasi. Saat ini, salah satu pusat daur ulang tersebut mampu mengolah sekitar 1.100 ton material per tahun dan melibatkan lebih dari 60 mitra dalam proses pengumpulan maupun pengolahan.
Material yang terkumpul kemudian dipilah dan diproses sesuai spesifikasi agar dapat kembali digunakan sebagai bahan baku. Kemasan pascakonsumsi, termasuk kemasan botol kecap dan saus, dapat diolah menjadi material baru untuk kebutuhan industri.
| Baca Juga: Lionel Messi Jadi 'Super Fan' Spider-Man, Aksinya Bareng Tom Holland Viral
General Counsel and Head of Corporate Affairs PT Heinz ABC Indonesia, Mira Buanawati, mengatakan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun ekonomi sirkular.
“Pengelolaan sampah yang berkelanjutan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi lintas sektor untuk membangun sistem yang mampu mendorong lebih banyak material kembali ke rantai daur ulang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan,” ujar Mira. (*)






