Secara umum ada tiga jenis nebulizer: jet nebulizer, ultrasonic nebulizer, dan mesh nebulizer.

• Jet nebulizer — jenis paling lama digunakan, memakai tekanan udara dari kompresor. Banyak dipakai di fasilitas kesehatan, tapi ukurannya relatif besar dan suaranya bising.

• Ultrasonic nebulizer — memanfaatkan getaran ultrasonik untuk menghasilkan aerosol.

• Mesh nebulizer — menggunakan membran tipis berlubang mikroskopis sehingga partikel yang dihasilkan lebih seragam, alatnya lebih ringkas, senyap, dan mudah dibawa.

Direktur OMRON Healthcare Indonesia, Tomoaki Watanabe, mengatakan tren mesh nebulizer terus meningkat, namun kualitas tetap jadi kunci.

| Baca Juga: Sering Bernapas Lewat Mulut saat Olahraga? Hati-hati, Gigi Bisa Lebih Cepat Rusak

“Tren penggunaan mesh nebulizer terus meningkat. Namun, tidak semua produk mampu memberikan performa, konsistensi, dan keandalan yang dibutuhkan dalam terapi inhalasi,” ujarnya.

Pada akhirnya, tujuan nebulizer bukan sekadar menghasilkan uap, melainkan memastikan obat benar-benar mencapai saluran napas sesuai kebutuhan terapi. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: