Dokter Tirta Peringatkan: Jangan Asal Minum Obat Diare, Usus Bisa Alami Komplikasi Serius
Diare akut umumnya berlangsung kurang dari dua minggu dengan frekuensi buang air besar lebih dari lima kali sehari disertai feses yang sangat cair.
Sementara itu, diare kronis berlangsung lebih dari dua minggu sehingga memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya.
| Baca Juga: Tidak Cukup Jalan Kaki, Ini Dua Kunci Mencegah Sarcopenia
Untuk penanganan awal, dia menyarankan penderita diare segera mengganti cairan tubuh yang hilang guna mencegah dehidrasi.
“Kasih oralit atau cairan pengganti tubuh. Bisa oralit, minuman ion, air kelapa. Sekali diare, langsung minumin. Bisa berikan obat-obatan imodium untuk mengurangi peristaltik,” tuturnya.
Namun apabila diarenya disertai demam tinggi, tinja berdarah, nyeri perut hebat, tanda-tanda dehidrasi, penderita sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. (*)







