VIVIA MEDIA — Boiyen mengungkap kisah pilu keluarganya. Ayah dan ke tiga kakak laki-lakinya meninggal dunia dalam waktu berdekatan. Empat keponakannya pun kehilangan sosok yang biasa mendukung mereka.

Di balik tawanya yang jenaka, ternyata wanita itu menyimpan duka yang mendalam. Boiyen kehilangan ayahnya secara mendadak karena serangan jantung.

Tak lama kemudian, kakak pertamanya meninggal karena kecelakaan tragis. Disusul oleh kakak ke dua yang pergi akibat sakit jantung dan kakak ke tiga yang mengidap maag kronis.

| Baca Juga: Sempat Dirahasiakan, Gisela Cindy ‘Eks Artis Cilik’ Mulai Spill Wajah Calon Suami

“Ini (semua terjadi di tahun) 2021. Jadi sekarang aku tinggal sendiri,” ucapnya, dilansir dari podcast YouTube 'Bicara Sarah Wijayanto', Minggu (12/7/2026).

Kini, wanita pemilik nama asli Yeni Rahmawati itu hanya memiliki sang ibu yang sudah berusia 70 tahun. Keduanya senantiasa saling menguatkan.

“Dulu biasanya ramai, sekarang tinggal berdua. Dalam waktu berdekatan, mendadak semua (kepergian ayah dan kakak),” ceritanya.

“Terus aku sama Mama pelukan berdua. ‘Ma, kita harus kuat ya. Yen kuat, Mama kuat. Kita berdua saja, jangan sampai kita tumbang karena kita masih ada keponakan,’” sambungnya.

Setelah kepergian ke tiga kakaknya, Boiyen mengambil tanggung jawab membiayai pendidikan empat keponakannya yang menjadi yatim.

| Baca Juga: Ternyata ini Penyebab Selebgram Larissa Chou Gugat Cerai Ikram Rosadi

Wanita berusia 39 tahun itu berkomitmen menyekolahkan mereka hingga lulus kuliah. Salah satu keponakannya sudah bekerja.

Beruntung para keponakan Boiyen pengertian. Tidak ingin merepotkan, mereka berusaha meringankan beban sang tante dengan bekerja paruh waktu.

1 2

Tags: