“Aku lebih memilih karakter daripada kemampuan. Orang yang rajin dan mau belajar lebih penting. Sampai sekarang pekerja kami hampir enggak pernah berganti. Kami lebih seperti keluarga,” tegasnya.

Merancang Dari Material Hingga Makna

Bagi Debora, keberlanjutan bukan soal jenis bahan, melainkan seberapa lama pakaian tetap relevan dipakai. “Sustainability kami bukan dari bahannya. Tapi bagaimana satu baju bisa dipakai di banyak fase kehidupan. Dipakai sekarang, beberapa tahun lagi masih relevan,” katanya.

Untuk itu, ia banyak menggunakan katun dan linen sebagai bahan utama sesuai iklim tropis, dipadukan dengan semi wool agar siluet asimetris khasnya tetap terjaga bentuknya.

| Baca Juga: Dari Pikachu Hingga Snorlax, Kalung Perhiasan Premium 30 Tahun Pokémon Resmi Dirilis

“Karena kita di tropis, pastinya banyak pakai katun. Tapi karena desain kami selalu asimetris, kami harus ada sesuatu yang tetap firm, jadi aku pakai semi wool... Untuk pasar Eropa memang semi wool saja kurang, jadi kami kombinasikan dengan linen dan katun,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kualitas jahitan dan aksesori untuk daya tahan pakaian. “Mudah-mudahan satu baju itu awet. Bahannya enggak gampang rusak, warnanya enggak cepat pudar, dan masih cocok dipakai bertahun-tahun kemudian. Itu yang kami anggap sebagai sustainability,” katanya.

The Next Chapter: Menerjemahkan Filosofi Toraja

Koleksi The Next Chapter yang dipresentasikan di JF3 Fashion Festival 2026 mengangkat filosofi hidup masyarakat Toraja, bukan motif atau kain tradisionalnya. “Aku mengambil filosofi hidupnya. Mereka percaya setelah satu perjalanan selesai, akan ada perjalanan berikutnya. Itu menurutku menggambarkan kehidupan perempuan,” jelas Debora.

Ketertarikannya bermula dari latar belakang arsitekturnya yang terpikat pada struktur bangunan tradisional Toraja, sebelum ia menemukan makna filosofis di baliknya. “Mungkin awalnya karena aku arsitek, aku tertarik dengan bangunannya yang begitu kompleks. Tapi ketika aku menggali lebih dalam, aku berpikir, ternyata hebat juga ya. Ternyata maknanya sedalam ini,” katanya.

| Baca Juga: Penampilan Terbaru Megan Fox Bikin Geger, Tampil Gotik Kenakan Lingerie dan Selendang

Nama The Next Chapter merayakan perjalanan 13 tahun membangun labelnya. “The Next Chapter itu tentang perjalanan setelah melewati banyak fase. Ini sesuatu yang ingin aku rayakan setelah 13 tahun membangun brand ini, karena semuanya tumbuh secara organik,” jelasnya.

1 2 3 4

Tags: