Menurut penuturannya, keberangkatan KM Nurul Salsa dari Pelabuhan Jampea berlangsung normal. Namun di tengah pelayaran, mesin tiba-tiba mengalami gangguan.

Awalnya penumpang merasa tenang. Namun hantaman ombak membuat kapal oleng dan perlahan tenggelam.

Sadar dengan situasi tersebut, para penumpang yang panik pun menggunakan pelampung yang tersedia. Di saat-saat terakhir itu, Kakek Umar terus bersama Naura.

Nawir menjelaskan, ketika kapal akhirnya tenggelam, Umar juga ikut tenggelam. Sementara Naura sempat mengapung dengannya.

| Baca Juga: Marlina Chlara Sesa, Wanita Papua Pertama yang Kantongi Lisensi Pesawat Airbus A320

Nawir mengangkatnya ke sebuah gabus yang mengapung bersama sejumlah korban lainnya. Namun ketika malam tiba, ombak menghantam gabus tersebut dan para penumpang pun terpencar, termasuk Naura.

“Saya tidak tahu ke mana lagi Naura dan penumpang lainnya karena sudah tidak kelihatan karena gelap,” kata Nawir.

Pria itu sendiri akhirnya berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan berjam-jam kemudian.

Pencarian Korban KM Nurul Salsa

Tim SAR masih mencari korban yang hilang. Dari total 78 penumpang, 59 orang ditemukan selamat, 1 jenazah teridentifikasi, dan 2 lainnya masih diidentifikasi per Selasa (21/7/2026). Sisanya masih dalam pencarian. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: