Kisah Pelampung Kakek Umar untuk Cucu di Tragedi Tenggelamnya KM Nurul Salsa
VIVIA MEDIA — Tragedi tenggelamnya KM Nurul Salsa beberapa waktu lalu meninggalkan kisah yang memilukan. Seorang kakek merelakan pelampungnya untuk cucu tersayang.
Foto yang dilansir Vivia Media dari akun Instagram @lets.talkandenjoy pada Rabu (22/7/2026) menunjukkan si kakek tersenyum pada sang cucu, seolah berusaha menenangkannya di tengah kepanikan yang terjadi.
Belakangan diketahui, pria di foto tersebut adalah Umar (80) dan Naura (13). Keduanya merupakan penumpang KM Nurul Salsa.
| Baca Juga: Talitha Shahiza, Wanita Asal Gresik Tekuni Profesi Caster E-Sport yang Jarang Digeluti

Foto tersebut dikirim kepada seorang kerabat sekaligus untuk menginformasikan bahwa kapal yang tengah mereka tumpangi tenggelam di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Rabu (15/7/2026).
“Foto dikirim ke saya. Katanya kapal mau tenggelam karena mati mesin,” kata kerabat yang dimaksud, Eka, kepada salah satu media online.
Ia menjelaskan, Umar dan Naura berangkat bersama tiga anggota keluarga yang lain, yaitu Maridaeng (60), Bau Intang (50), dan Syahrul Amin (53).
Kelimanya adalah warga Kelurahan Putabangun, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Eka menjelaskan, ia dan korban terus berkomunikasi selama kejadian nahas itu berlangsung. Namun sambungan mereka terputus sekitar pukul 16.00 WITA.
| Baca Juga: Cerita Irvan Farhad Menyelamatkan Putra Meisya Siregar yang Hampir Terseret Ombak
“Sampai sore saya masih terus komunikasi dan terakhir sambungan telepon putus pada jam empat sore,” jelasnya.
Sementara itu, seorang korban selamat, Munawir alias Nawir (51), menyatakan bahwa ia sempat bersama Kakek Umar dan Naura.
Menurut penuturannya, keberangkatan KM Nurul Salsa dari Pelabuhan Jampea berlangsung normal. Namun di tengah pelayaran, mesin tiba-tiba mengalami gangguan.
Awalnya penumpang merasa tenang. Namun hantaman ombak membuat kapal oleng dan perlahan tenggelam.
Sadar dengan situasi tersebut, para penumpang yang panik pun menggunakan pelampung yang tersedia. Di saat-saat terakhir itu, Kakek Umar terus bersama Naura.
Nawir menjelaskan, ketika kapal akhirnya tenggelam, Umar juga ikut tenggelam. Sementara Naura sempat mengapung dengannya.
| Baca Juga: Marlina Chlara Sesa, Wanita Papua Pertama yang Kantongi Lisensi Pesawat Airbus A320
Nawir mengangkatnya ke sebuah gabus yang mengapung bersama sejumlah korban lainnya. Namun ketika malam tiba, ombak menghantam gabus tersebut dan para penumpang pun terpencar, termasuk Naura.
“Saya tidak tahu ke mana lagi Naura dan penumpang lainnya karena sudah tidak kelihatan karena gelap,” kata Nawir.
Pria itu sendiri akhirnya berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan berjam-jam kemudian.
Pencarian Korban KM Nurul Salsa
Tim SAR masih mencari korban yang hilang. Dari total 78 penumpang, 59 orang ditemukan selamat, 1 jenazah teridentifikasi, dan 2 lainnya masih diidentifikasi per Selasa (21/7/2026). Sisanya masih dalam pencarian. (*)







