VIVIA MEDIA — Tantri Syalindri Ichlasari alias Tantri Kotak telah melaporkan temannya, Poppy Nupitasari, atas kasus dugaan penipuan. Ia mengaku telah merelakan uangnya.

Tantri menyatakan, langkah hukum diambil berdasarkan keputusan bersama dengan para korban lainnya. Sayangnya mereka belum mengetahui keberadaan terlapor.

“Update kasus tentang Poppy itu sudah di LP (laporan polisi) ya. Cuma memang yang meng-LP-kan adalah korban-korban,” jelasnya di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).

| Baca Juga: Tantri Kotak Syok Dipeluk Orang Asing di Panggung, Suami: Tolong Jaga Dia

“Saya bersama para korban sudah sampai status itu, dan sampai detik ini memang orang belum (ketemu), nggak tahu di mana,” lanjutnya.

Meski demikian, Tantri Kotak mengaku sudah mendapatkan titik terang mengenai keberadaan terlapor. Timnya pun kini berusaha melacak lokasi persembunyiannya dibantu sejumlah orang.

“Cuma kabar terakhir, dia sudah berani chat beberapa rekan kerjanya. Sekarang lagi dideteksi posisinya di mana. Banyak banget yang support, banyak banget yang kasih saya bantuan mencari titik lokasi dia di mana,” ungkapnya.

Wanita 36 tahun itu mengungkap harapannya agar terlapor segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan tindakannya.

Adapun kerugian yang ditimbulkan terlapor, yaitu mencapai ratusan juta rupiah.

| Baca Juga: Cerita Irvan Farhad Menyelamatkan Putra Meisya Siregar yang Hampir Terseret Ombak

Istri Hatna Danarda itu menjelaskan, ternyata Poppy sudah beraksi sejak 2017. Namun korbannya jarang ada yang melapor.

“ternyata yang laporan ke saya tuh tahun 2017 mereka sudah menjadi korban. Tidak dilanjutkan ke hukum karena dengan alasan lain,” jelasnya.

“Nah, mereka minta tolong saya up lagi karena yang dikhawatirkan ke depannya dia akan melakukan hal yang sama,” sambungnya.

Atas kejadian dan kerugian yang dirasakan, Tantri Kotak kini hanya bisa ikhlas.

“Awalnya iya (sedih), tapi akhirnya saya mencoba untuk mengambil hikmahnya. Saya cuma nyari-nyari, oh mungkin ini salah satu hal yang memang Allah mudahkan saya untuk bisa membersihkan harta,” ucapnya.

Ia pun belajar bahwa pola pikir tidak enakan dan mudah percaya pada orang lain bisa menjadi celah bagi mereka yang berniat jahat.

“Saya belajar banyak tentang cara memilih teman. Belajar untuk tidak mudah percaya sama orang. Sekarang screening-nya akan lebih berlapis-lapis lagi,” tuturnya.

| Baca Juga: Mampu Cari Nafkah Sendiri, Sarwendah Siap Hadapi Persidangan Soal Hak Asuh Anak

Namun ia beruntung karena sang suami selalu untuk mendukungnya.

“Suami saya adalah psikolog saya. Kalau urusan manusiawinya, insya Allah saya sudah ikhlas,” pungkasnya.

Diketahui, Tantri Kotak dan sejumlah orang menjadi korban penipuan berbasis perjanjian bisnis.

Awalnya ia dan korban lainnya memberi peringatan di media sosial pada Senin (22/6/2026). Namun karena tidak ada iktikad baik dari Poppy, mereka pun melaporkannya secara resmi ke kepolisian. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: