Pekerjaan Paling Sulit Adalah Memilih Batu

Nicholas mengaku proses yang paling menyita waktu justru terjadi ketika menentukan batu mulia yang akan digunakan. Setiap batu memiliki karakter warna yang berbeda sehingga tidak mudah menemukan kombinasi yang mampu membentuk gradasi secara alami.

Koleksi Mondial X Nicholas Saputra
Koleksi Mondial Precious X Nicholas Saputra. Foto: Naomi Nilawati

“Itu sesuatu yang rumit untuk mencari batu yang pas, mencari gradasi yang pas. Itu sesuatu yang tidak mudah,” kata Nicholas.

Menurutnya, api selalu menghadirkan perubahan warna, mulai dari merah, jingga, kuning, hingga biru. Keragaman itu diterjemahkan melalui susunan ruby dan sapphire yang masing-masing memiliki hue, tone, dan saturation berbeda.

| Baca Juga: Gaya Necis Selebriti di Wimbledon 2026: Inspirasi Tampil Formal nan Elegan

“Gradasi itu bisa mengeksplorasikan sesuatu yang api ini. Bisa merah, bisa oranye. Semua itu kita tampilkan melalui gradasi warna,” ujar pemeran Rangga dalam film Ada Apa dengan Cinta? itu.?

Karena setiap batu memiliki karakter yang berbeda, proses memilihnya tidak bisa dilakukan hanya berdasarkan warna yang menarik. Seluruh batu harus saling melengkapi agar menghasilkan transisi warna yang terasa utuh ketika dirangkai menjadi sebuah perhiasan.

Tidak Ada Batu yang Benar-Benar Sama

Proses tersebut, kata Nicholas, juga mengajarkannya bahwa tidak ada dua batu yang benar-benar identik. Bahkan ketika berasal dari jenis yang sama, masing-masing tetap memiliki karakter yang berbeda.

“Walaupun kita buat dalam jumlah banyak, pasti tidak akan sama persis. Finishing-nya tetap dilakukan oleh manusia. Kreativitas manusia tetap sangat besar dalam proses pembuatannya,” katanya.

| Baca Juga: Dari Pikachu Hingga Snorlax, Kalung Perhiasan Premium 30 Tahun Pokémon Resmi Dirilis

Nicholas juga membagikan pandangannya mengenai cara memilih batu mulia. Menurutnya, banyak orang mengira batu terbaik selalu ditentukan oleh kualitas atau nilainya. Padahal, untuk batu berwarna, pilihan itu sangat bersifat personal.

1 2 3

Tags: