Parenting ala Angelina Jolie: Bebaskan Anak Pilih Jalan Hidup
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Setelah resmi bercerai dari Brad Pitt pada 2016, Angelina Jolie merawat enam anaknya sebagai single mother. Ia memiliki tiga anak kandung, Shiloh (20), Knox (18), Vivienne (18), dan tiga anak angkat, Maddox (25), Pax (22), Zahara (21).
Masing-masing anak Jolie memiliki minat yang berbeda-beda. Shiloh misalnya, ia kini aktif sebagai dancer. Maddox tengah menekuni dunia penerbangan untuk menjadi pilot. Pax sedang jatuh cinta pada dunia fotografi.
Aktris berusia 51 tahun itu menyatakan, sebagai ibu ia tidak pernah membatasi langkah anak-anaknya. Karena itulah, para buah hatinya terkesan punya karakter yang kuat dan mandiri.
"Mereka memang punya kepribadian yang mandiri. Hal itu membuatku sangat bangga. Karena menurutku, salah satu hal terpenting adalah tidak menghalangi langkah mereka," ujar Jolie dalam wawancara dengan L'Officiel USA, Rabu (9/9/2026).
| Baca Juga: Putri Angelina Jolie, Vivienne Susul Saudara Lepas Nama Belakang Brad Pitt Secara Resmi
Bintang film 'Maleficent' itu membeberkan bahwa setiap anak memiliki banyak potensi. Tugas orangtua adalah mendukung anak mengembangkan potensi mereka, bukan justru menghambatnya.
"Sebagai orangtua, Anda pasti berusaha melakukan banyak hal untuk anak, tetapi Anda juga harus berhati-hati agar tidak mengekang sosok individu yang memiliki kehidupan sendiri serta menyimpan begitu banyak potensi di kepalanya," katanya.
"Tugas kita (orangtua) cuma memastikan kalau kita selalu ada mendukung mereka," tambahnya.
Anak Beranjak Dewasa, Angelina Jolie Siap Keliling Dunia
Anak-anak Jolie mulai beranjak dewasa dan tak lagi bergantung pada orangtua. Aktris peraih piala Oscar itu pun kini siap untuk kembali menjalani kehidupannya sendiri.
| Baca Juga: Acha Septriasa Ungkap Putusan Akhir Co-Parenting Antarnegara, Janji Berkumpul Kembali dengan Anak
Jolie mengaku, ia sangat menantikan kesempatan untuk menjalin lebih banyak koneksi dan terlibat dalam berbagai komunitas.
"Aku bukan tipe orang yang gemar berlibur, berbelanja, atau hal-hal semacam itu. Aku membayangkan lebih banyak kegiatan lapangan, perjalanan, dan sekadar berinteraksi dengan dunia luar," tuturnya.
1 2







