Lebih Dekat dengan David Jonsson: Sosok T'Challa Baru di Film Black Panther 3
VIVIA MEDIA — Nama David Jonsson tiba-tiba jadi buah bibir di jagat hiburan global. Aktor asal Inggris ini baru saja diumumkan sebagai pemeran utama baru dalam Black Panther 3, dan sejak itu publik pun penasaran mencari tahu lebih jauh siapa sosok di balik nama tersebut.
Ditunjuk Langsung oleh Ryan Coogler
Pengumuman mengejutkan ini disampaikan oleh sutradara Ryan Coogler dalam ajang San Diego Comic-Con akhir pekan lalu. Jonsson akan memerankan sosok dewasa Pangeran T'Challa II, putra dari T'Challa dan Nakia yang sebelumnya diperkenalkan dalam Black Panther: Wakanda Forever.
Film ketiga ini rencananya dirilis pada 15 Desember 2028, tepat setahun setelah Avengers: Secret Wars.
| Baca Juga: Ghost Rider hingga Black Panther 3: Kejutan Marvel di San Diego Comic-Con
Menariknya, keputusan memilih Jonsson ternyata sudah dirancang jauh-jauh. Coogler bersama tim produksi melakukan pertemuan rahasia dengan Jonsson beberapa bulan sebelum pengumuman resmi dibuat. Kabar ini disimpan rapat selama berbulan-bulan sebelum akhirnya diumumkan ke publik.
Wajah Baru Dunia Mode
Selain dunia akting, awal Juli 2026 Jonsson juga resmi didapuk sebagai duta merek untuk rumah mode asal Spanyol, LOEWE, di bawah arahan duo direktur kreatif Jack McCollough dan Lazaro Hernandez. Penunjukan ini menjadi salah satu langkah awal duo tersebut sejak resmi memegang kendali kreatif LOEWE setahun sebelumnya.
Perjalanan yang Tak Selalu Mulus
Di balik kesuksesannya kini, jalan hidup Jonsson tak selalu mudah. Ia sempat dikeluarkan dari sekolahnya di kawasan Newham, London Timur, saat berusia 16 tahun karena masalah perkelahian dan sering membolos.
Jonsson mengaku bukan anak nakal, hanya sempat kehilangan fokus di masa itu. Setelah pindah ke sekolah baru di Hammersmith, ia justru menemukan minatnya pada akting lewat pentas drama sekolah dan National Youth Theatre.
| Baca Juga: Fakta Menarik Trailer ‘Avengers: Doomsday’: Aksi Doctor Doom hingga Perang Lawan X-Men!
Capaian itu kemudian membawanya menempuh pendidikan di Royal Academy of Dramatic Art hingga lulus tahun 2016.
Dari Serial Drama hingga Layar Lebar
Nama Jonsson mulai dikenal luas berkat perannya sebagai Augustus "Gus" Sackey dalam serial Industry produksi BBC Two dan HBO, sebelum akhirnya memilih fokus pada proyek lain.
Sejak itu, kariernya terus menanjak lewat sederet judul seperti Rye Lane, Alien: Romulus di mana ia memerankan sosok android, hingga adaptasi novel Stephen King, The Long Walk, sebagai karakter Peter McVries berdampingan dengan Cooper Hoffman.
Tahun ini, ia juga tampil bersama Tom Blyth dalam Wasteman, drama bertema pergulatan seorang narapidana melawan kecanduan sembari berjuang mendapatkan pembebasan bersyarat demi bisa kembali ke pelukan sang anak. Film ini pertama kali diputar di Toronto International Film Festival dan kini bisa disaksikan lewat platform MUBI.
| Baca Juga: Film 'Resident Evil' Kembali ke Akar Survival Horror Lewat Trailer Baru yang Mencekam
Deretan Penghargaan yang Menegaskan Kualitas Akting
Prestasi Jonsson di dunia akting turut dibuktikan lewat penghargaan Rising Star Award dari BAFTA pada 2025.
Dalam pidato kemenangannya, ia menyebut dirinya hanyalah anak dari London Timur yang dulu merasa tak punya tempat di industri ini, namun penghargaan tersebut ia dedikasikan untuk semua orang yang terus percaya bahwa kisah-kisah tentang manusia biasa selalu punya ruang untuk didengar.
Dengan rekam jejak yang terus menanjak serta kepercayaan besar yang kini diembannya sebagai wajah baru Black Panther, tak berlebihan jika publik menyebut David Jonsson sebagai salah satu nama paling ditunggu dari Hollywood dalam beberapa tahun ke depan. (*)







