Berbeda dengan proses reading pada umumnya, simulasi memberikan gambaran nyata bagi pemain sebelum benar-benar beraksi di depan kamera.

"Menurut aku, simulasi itu sangat berkesan karena itu pengalaman yang aku belum pernah alami sebelumnya. Aku belajar banyak tentang akting langsung dari Om Rudi, apalagi selama ini aku enggak pernah ikut les akting atau apa pun," tuturnya.

Menjadi pemeran utama dalam film debut yang ditangani oleh orang-orang besar di industri film memberikan beban tersendiri bagi mahasiswi jurusan psikologi ini. Shannon merasa memiliki tanggung jawab moral untuk tidak mengecewakan tim produksi dan pembaca novel aslinya.

"Bebannya sangat berat buat aku karena aku masuk ke pengalaman ini dengan pengalaman nol tentang akting. Apalagi ada nama-nama besar seperti Om Rudi dan Ayah Pidi, pastinya aku ingin menampilkan yang terbaik," kata Shannon.

| Baca Juga: Bujet Minim Untung Besar, Film Horor 'Obsession' Sukses Raup Triliunan Rupiah

Pelantun lagu 'Kehilanganmu' ini selalu mengingat satu pesan kunci dari Rudi Soedjarwo yang menjadi pegangannya selama syuting.

"Om Rudi itu sangat detail. Salah satu yang paling aku ingat di awal simulasi, Om Rudi bilang: 'You have to believe what you say'. Karena kalau aku percaya dengan apa yang aku omongkan, orang lain juga akan percaya dengan karakter Elma," jelasnya.

Perbedaan Drastis Antara Menyanyi dan Akting

Memiliki latar belakang sebagai penyanyi, Shannon merasakan perbedaan signifikan saat harus masuk ke dalam sebuah karakter film. Jika dalam menyanyi emosi bisa berubah di setiap lagu, dalam film, emosi karakter harus dijaga dalam waktu yang lama.

"Penyanyi itu cuma pakai feeling, setiap lagu beda feeling. Tapi kalau main film, kita benar-benar harus menjadi satu karakter selama berbulan-bulan dan mempelajari A sampai Z-nya, jalan pikirannya seperti apa. Itu lebih menantang," jelasnya.

| Baca Juga: Kata Benny Safdie Usai Aura Farming Agamemnon ‘The Odyssey’ Viral

Meskipun secara kepribadian merasa mirip dengan tokoh Elma, Shannon mengaku kesulitan saat harus berhadapan dengan adegan konflik keluarga. Hal ini dikarenakan latar belakang keluarganya di dunia nyata berbanding terbalik dengan keluarga Elma di dalam film.

1 2 3 4

Tags: