Debut Layar Lebar Langsung Tokoh Utama di 'Dan Bandung', Shanna Shannon Sempat Nervous
"Pastinya nervous banget. Aku kan sebenarnya penyanyi, dan memang dari dulu sering ditawarin main film, tapi aku sendiri karena anaknya pemalu, jadi belum bisa memberanikan diri untuk mencoba casting," ungkapnya jujur.
Namun, demi Dan Bandung, Shannon memilih untuk keluar dari zona nyaman. Sebagai seorang introvert, ia harus berjuang ekstra keras saat berhadapan dengan tim produksi di ruang casting.
"Aku harus memberanikan diri aku dengan sepenuh tenaga. Sebagai introvert, untuk memberanikan diri ya harus memaksakan diri saja untuk mencoba. Aku harus all out saat casting karena itu butuh effort, kita harus lihat skrip dan memerankan karakter lain," jelasnya.
Membangun Chemistry Lewat 'Deep Talk'
Salah satu tantangan terbesar dalam film drama romantis adalah membangun chemistry dengan lawan mainnya, Samo Rafael, yang berperan sebagai Basil. Apalagi di film ini mereka banyak melakoni adegan romantis. Shannon, sempat mengalami kesulitan di awal pertemuan karena sifat keduanya yang cenderung tertutup.
| Baca Juga: Film 'Monster Pabrik Rambut' Borong Tiga Penghargaan di Dua Festival Film Internasional
"Seperti yang Om Rudi bilang tadi, akhirnya aku dan Abun disuruh naik ke atas, dan kita mulai deep talk saja. Karena kita sama-sama introvert ya, jadi kita enggak bisa yang ketemu sekali langsung dapat chemistry-nya, harus pelan-pelan," kenang Shannon.
Intensitas pertemuan yang tinggi selama satu bulan masa persiapan menjadi kunci cairnya hubungan mereka.
"Karena kita ketemu setiap hari selama satu bulan untuk simulasi, jadi lebih dekat, lebih nyaman, dan chemistry-nya terbangun sendiri," kata pelantun lagu Sang Dewi ini.
Menanggung Beban Berat dari Nama-Nama Besar
Pengalaman syuting perdana ini memberikan banyak pelajaran baru bagi Shannon, terutama melalui metode simulasi yang diterapkan oleh sutradara Rudi Soedjarwo.
| Baca Juga: Cetak Sejarah! Agnez Mo dan Anggun Tampil Memukau di Panel Utama San Diego Comic-Con







