Fatin Rilis Single 'Tidur Siang', Ajak Menikmati Momen Mewah di Fase Dewasa
VIVIA MEDIA — Penyanyi Fatin Shidqia Lubis kembali menyapa para pencinta musik Indonesia dengan karya terbarunya berjudul Tidur Siang, yang resmi dirilis pada 30 Juli 2026 di seluruh platform musik digital.
Setelah sukses merilis album Cerita Kita pada Oktober 2025, Fatin kini menghadirkan warna musik yang lebih reflektif, meninggalkan sejenak tema percintaan yang selama ini identik dengan dirinya.
Melalui single 'Tidur Siang', Fatin mengajak pendengar merenungkan perjalanan hidup dari sudut pandang yang sederhana, namun sangat dekat dengan pengalaman sehari-hari.
Menurut Fatin, lagu ini berangkat dari pengalaman masa kecil yang hampir dialami semua orang. Dulu, tidur siang sering dianggap sebagai hal yang membosankan dan selalu dihindari. Namun, ketika memasuki usia dewasa, waktu untuk sekadar beristirahat justru menjadi sesuatu yang sangat berharga.
| Baca Juga: Addie MS Siapkan Pertunjukan Spesial untuk Konser 35 Tahun Twilite Orchestra
"Lagu Tidur Siang bercerita tentang kesadaran fase hidup. Dulu waktu kecil kita selalu disuruh tidur siang dan selalu menolak, tapi saat sudah dewasa ternyata susah sekali mendapatkan waktu untuk tidur siang. Hal yang dulu kita hindari sekarang malah terasa mewah," ungkap Fatin.
Ia menambahkan bahwa lagu ini juga menjadi pengingat agar setiap orang mampu menikmati setiap fase kehidupan, baik ketika sedang bahagia maupun menghadapi masa sulit.
"Hidup itu harus dinikmati apa pun yang terjadi karena hidup kita tidak terus-menerus sedih ataupun senang. Jadi, terima saja," katanya.
Single Tidur Siang juga menjadi momen spesial karena merupakan kolaborasi pertama Fatin bersama musisi dan penulis lagu Will Mara. Menariknya, lagu ini lahir dari pertemuan pertama mereka yang berlangsung sangat natural.
| Baca Juga: Buka Baju di Atas Panggung, Penampilan Provokatif BIBI di Waterbomb 2026 Picu Perdebatan
Fatin mengungkapkan bahwa proses workshop berjalan penuh diskusi kreatif, mulai dari menyusun lirik hingga menentukan nuansa musik yang sesuai dengan pesan lagu.
Bahkan, proses penulisan lagu berlangsung sangat cepat. Dalam waktu sekitar lima jam, keduanya berhasil menyelesaikan lirik, melodi, sekaligus merekam demo awal.







