Kisah ‘Moonshot’ dr Aucky Hinting yang Sukses Dampingi Lebih dari 22 Ribu Program Bayi Tabung
VIVIA MEDIA — Mengusung tema ‘40 Years of Growing Life’, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Ferina menggelar Seminar Awam bertajuk ‘Empat Dekade Keajaiban: Merajut Harapan, Menghadirkan Kehidupan’.
Acara yang digelar di Legacy Ballroom, Surabaya pada Minggu, 2 Agustus 2026 itu dihadiri oleh masyarakat umum, terutama pasangan suami-istri yang ingin mendalami informasi mengenai program kehamilan IVF (In Vitro Fertilization) alias bayi tabung.
Rangkaian acara dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan dibuka dengan kisah pakar andrologi terkemuka, dr. Aucky Hinting, Ph.D., Sp.And(K). Ia menceritakan kilas balik dan refleksi perjalanan 40 tahun perkembangan bayi tabung Indonesia, ‘Moonshot’.
| Baca Juga: Curhat Sedih Fanny Ghassani 9 Tahun Menikah Belum Punya Anak, Kini Jalani Bayi Tabung
Istilah tersebut merujuk pada perjalanan awal dr. Aucky yang membutuhkan upaya besar dan berani dari nol tanpa tahu harus belajar IVF dari mana.
dr. Aucky Hinting pertama kali mempelajari IVF pada tahun 80-an di Ghent University Hospital. Di sana, ia mempelajari sperma dan male infertility.
Setelah berhasil mencatatkan kehamilan bayi tabung pertamanya di sana pada 1986, ia pun kembali ke Indonesia untuk mendirikan klinik dan laboratorium IVF pertama di Tanah Air pada 1989.
Menariknya, sejak mendampingi program IVF pedangdut Inul Daratista, jumlah pasien yang dr. Aucky dan tim proses terus menanjak.
| Baca Juga: Gaya Hidup dan Ketidakseimbangan Hormon di Balik Meningkatnya Kasus Kanker Endometrium
“Pada tahun 2009, setelah Mbak Inul hamil tahun 2008, siklus (pasien yang didampingi) kita itu setahun sudah seribu. Jadi sangat banyak, setelah Mbak Inul hamil,” kata dr. Aucky Hinting.

Terhitung dari 1995-2025, tim dr. Aucky tercatat sudah mendampingi dan memproses lebih dari 22.000 ribu rangkaian program bayi tabung.
| Baca Juga: 4 Kali Gagal Bayi Tabung, Denny Sumargo Minta Istri Berhenti Berjuang
Selain dr. Aucky Hinting, Ph.D., Sp.And(K), seminar yang digelar RSIA Ferina itu itu juga menghadirkan sesi diskusi interaktif bersama sejumlah narasumber yang ahli di bidangnya. Mereka adalah dr. Mona Mariana, M.Biomed, Sp.OG, dr. Dwimantoro Iman Prilistyo, Sp.U, dan dr. Agustinus, Sp.And(K).
Ketiganya membawakan topik penting, seperti kesehatan reproduksi, masalah infertilitas, dan updated teknologi medis program bayi tabung.
Seminar ‘40 Years of Growing Life’ semakin meriah dengan hadirnya Inul Daratista. Tidak hanya memberi hiburan, ia juga membagikan semangat lewat pengalaman pribadinya saat menjalani program bayi tabung.
Lewat acara tersebut, RSIA Ferina berharap bisa menjadi mitra terpercaya keluarga Indonesia dalam menghadirkan kehidupan baru hingga ke depannya. (*)







