VIVIA MEDIA — Jenazah dua pendaki Gunung Piramid, Bondowoso, akhirnya dievakuasi pada Rabu (5/8/2026) pagi oleh Tim SAR gabungan.

Keduanya adalah Maliya Finda (51) asal Wonokromo, Surabaya dan Irfan Nasrul Laili (35), pemandu asal Wonosari, Kabupaten Bondowoso.

Mereka ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, setelah hilang kontak selama dua hari.

Menurut keterangan Koordinator Pos SAR Jember Jefriyanzah, jenazah berada di kedalaman sekitar 60 meter dari tubir jalur pendakian dengan posisi saling berdekatan dengan satu sama lain.

| Baca Juga: Cerita di Balik Viralnya Kasus Pencurian Ayam di Tabanan Bali

"Korban berada di dasar tebing dengan kemiringan sekitar 40 derajat dan kedalaman kurang lebih 60 meter," kata Jefriyanzah kepada awak media, Selasa (4/8/2026).

Tim SAR tidak bisa langsung melakukan evakuasi setelah posisi jenazah terkonfirmasi, sebab medan yang sangat sulit serta cuaca yang tidak mendukung.

Karenanya, proses evakuasi terpaksa ditunda hingga keesokan harinya.

"Alhamdulillah, setelah melalui perjuangan yang melelahkan, jenazah akhirnya dapat dievakuasi ke bawah," kata Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo dikutip dari media online, Rabu (5/8/2026).

| Baca Juga: TikTokers Mondy Tatto Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan, Diduga Dipicu Cinta Segitiga

Tim SAR saling berkerja sama untuk mengevakuasi korban dengan metode lifting. Mereka menarik jenazah korban ke atas menggunakan peralatan khusus menuju area Pos Punggung Naga.

Setelah mencapai titik tersebut, jenazah dibawa turun secara estafet oleh tim evakuasi yang telah disiapkan.

Operasi penyelamatan dan evakuasi itu melibatkan sejumlah pihak, termasuk Tim Rescue Pos SAR Jember, Kantor SAR Banyuwangi, BPBD Bondowoso, TNI-Polri, PMI, Satuan Brimob, APGI, Wanadri, relawan SAR, dan masyarakat setempat.

Jenazah lalu dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum. Setelahnya, barulah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

| Baca Juga: Pasien Meninggal Usai Curhat Tunggu 8 Jam di RS, Komentar Diduga Nakes Tuai Kecaman Netizen

Belum diketahui pasti penyebab korban tewas. Namun Tim SAR menduga keduanya terjatuh berbarengan, mengingat posisi saat ditemukan berdekatan.

Tragedi Gunung Piramid Bondowoso

Gunung Piramid terkenal memiliki jalur pendakian ekstrem yang dijuluki 'Punggung Naga'. Medannya sempit tanpa perlindungan dari kiri dan kanan. Satu langkah keliru saja bisa membuat pendaki terjatuh ke jurang curam.

Karenanya, Gunung Piramid tidak disarankan untuk pemula.

Sebelum insiden Maliya Finda dan Irfan Nasrul Laili, sudah pernah ada beberapa kasus pendaki lain yang juga ditemukan tewas di sana.

| Baca Juga: Pengguna Khawatirkan Keamanan Data, Benarkah Website iLovePDF Berbahaya?

Salah satu yang paling viral adalah kejadian yang menimpa Thoriq Rizki Maulidan pada 2019. Pelajar asal Desa Sukowiryo, Bondowoso, itu hilang saat mendaki bersama tiga rekannya.

Setelah pencarian selama 12 hari, ia ditemukan meninggal dunia akibat terjatuh ke jurang. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: