VIVIA MEDIA — Film drama komedi Ketok Mejik tak hanya disiapkan untuk meramaikan bioskop Indonesia. Film produksi Haha Production yang melibatkan Show Token sebagai Executive Producer akan memperkenalkan intellectual property (IP) film Indonesia ini ke pasar internasional.

Industri Bollywood alias India disebut sudah menunjukkan ketertarikan awal terhadap film yang dibintangi Ananta Rispo, Tarra Budiman, Dodit Mulyanto, dan Arief Didu tersebut.

Hal itu diungkapkan Executive Producer Ketok Mejik, Akhsay Melwani, setelah dirinya menghadiri BRICS Creative Economy Conference di India pada 6-7 Agustus 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Akhsay turut memperkenalkan potensi industri hiburan dan ekonomi kreatif Indonesia kepada pelaku industri perfilman India.

| Baca Juga: Ananta Rispo Akui Kesulitan Akting Serius di Film Ketok Mejik

Akhsay secara khusus membawa Ketok Mejik sebagai salah satu proyek yang berpotensi diperkenalkan ke pasar India. Menurutnya, ada alasan kuat mengapa film tersebut dinilai memiliki peluang diterima penonton di Negeri Bollywood.

"Di sana ada interest. Saya baru dua hari dari sana, jadi ada ketertarikan, which is a good sign. Khususnya untuk Ketok Mejik, initial interest-nya sangat bagus," kata Akhsay saat ditemui di Epicentrum, Jakarta Selatan, Minggu (9/8/2026).

"Hopefully, tahun ini kita bawa Ketok Mejik ke pasar India. Ini menjadi contoh bagaimana sebuah film mulai dilihat bukan hanya sebagai tontonan, tetapi juga sebagai bagian dari pengembangan IP," sambungnya.

Kesamaan Unsur Budaya di India dan Indonesia

Salah satu daya tarik film Ketok Mejik bagi pasar India, menurut Akhsay adalah kesamaan budaya serta keberadaan konsep ketok magic yang juga dikenal di India.

| Baca Juga: Film 'Ketok Mejik', Kisah Musisi yang Berusaha Bangkitkan Lagi Bengkel Legendaris

Ketok magic sendiri merupakan metode perbaikan bodi mobil tradisional di Indonesia. Teknik rahasia itu meratakan kembali bagian kendaraan yang penyok atau rusak akibat benturan dalam waktu singkat, seolah-olah seperti sihir (magic) atau sulap.

1 2 3

Tags: