VIVIA MEDIA — Pernah menemukan bintik-bintik putih kecil di tepi bibir lalu mengiranya sebagai jerawat? Jangan buru-buru dipencet. Jika bentuknya kecil, tidak sakit, tidak gatal, dan muncul berkelompok, bisa jadi itu Fordyce spots.

Dilansir dari Prevention, Selasa (18/8/2026), Fordyce spots merupakan bintik pucat berukuran kecil yang dapat muncul di bibir, bagian dalam pipi, hingga area genital.

Dermatolog Michelle Henry, M.D., menjelaskan bahwa kondisi itu sebenarnya merupakan kelenjar minyak atau sebaceous glands yang membesar dan bersifat jinak.

Menariknya, kondisi tersebut ternyata cukup umum terjadi. Penelitian yang dilansir Prevention menunjukkan sekitar 70-80 persen orang dewasa memiliki Fordyce spots.

| Baca Juga: Cerita Margareta, Teman Maliya Finda, Pendaki yang Meninggal di Gunung Piramid

Jadi, kalau baru menyadarinya setelah bercermin dari dekat, kemungkinan besar bintik tersebut sudah lama muncul.

Kenapa Fordyce spots bisa muncul?

Fordyce spots bukan disebabkan oleh infeksi, bakteri, atau kebiasaan tertentu. Kondisi itu merupakan variasi anatomi normal dan biasanya sudah ada sejak lahir, meski tampilannya baru semakin terlihat ketika seseorang beranjak dewasa.

Bintiknya biasanya berwarna putih kekuningan, berukuran sekitar 1-3 milimeter, dan paling sering terlihat di garis tepi bibir. Kondisi itu juga tidak menular serta umumnya tidak menimbulkan rasa sakit.

Namun, ada satu hal yang perlu diketahui, bintik tersebut dapat terlihat lebih jelas pada kulit yang memproduksi lebih banyak minyak.

| Baca Juga: Potret Wajah Anak Mahalini Diduga Tersebar, Adik Rizky Febian: Itu Diedit!

Jangan dipencet seperti jerawat

Meski tampilannya 'menggoda' untuk dihilangkan, Fordyce spots sebaiknya tidak dipencet atau dikorek.

Dilansir dari Prevention, Dermatolog Ruth McTighe, M.D., mengatakan, “hindari memencetnya untuk mencegah iritasi.

Menghilangkan bintik justru dapat membuat area tersebut mengalami iritasi, meradang, bahkan berisiko menimbulkan masalah baru.

Tidak semua bintik putih adalah Fordyce spots

Perlu diketahui, bintik putih di bibir juga bisa berasal dari kondisi lain. Milia, misalnya, terbentuk ketika keratin terperangkap di bawah permukaan kulit.

Ada pula herpes oral yang biasanya disertai sensasi terbakar, gatal, atau lepuhan berisi cairan.

Sementara itu, bercak putih yang menetap, membesar, terasa nyeri, mudah berdarah, atau disertai gejala lain sebaiknya tidak dianggap sebagai bintik biasa.

| Baca Juga: Hyelin EXID Kini Jadi Pemilik Restoran Taco Beromzet Rp1,6 Miliar, Bagaimana Nasib Member Lain?

Pemeriksaan medis perlu dilakukan jika bintik terus tumbuh atau muncul bersama keluhan seperti sulit menelan, pembengkakan, maupun perubahan kesehatan mulut.

Perlukah dihilangkan?

Fordyce spots pada dasarnya tidak membutuhkan pengobatan. Jika keberadaannya mengganggu secara estetika, dokter kulit dapat mempertimbangkan beberapa prosedur, seperti laser, elektrokauter, chemical peel, atau metode lain sesuai kondisi kulit.

Jadi, sebelum menganggap bintik putih di bibir sebagai jerawat, kenali dulu bentuk dan gejalanya. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: