VIVIA MEDIA — Suasana sidang mediasi antara Ruben Onsu dengan Sarwendah nampaknya tidak mencapai titik temu. Justru, suasana kedua belah pihak di sidang mediasi terkait gugatan hak asuh anak itu berlangsung panas.

Dari pantauan langsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (19/8/2026), Ruben Onsu dan Sarwendah nampak bersikukuh dengan pandangan masing-masing.

Sarwendah terdengar berteriak sebanyak dua kali. Tidak bisa dipastikan terkait apa munculnya teriakan dalam sidang mediasi itu. Namun, tensi kembali turun saat Minola Sebayang, pengacara Ruben Onsu, meminta untuk saling menahan diri.

Sidang mediasi yang berjalan selama lebih dua jam itu akhirnya gagal mencapai kesepakatan.

| Baca Juga: Sarwendah Bawa Dokumen untuk Hakim, Ruben Onsu Terhibur Ucapan Ultah dari Anak

"Ini kabar tidak baik. Dengan berat hati kami sampaikan bahwa mediasi yang sudah berjalan selama 30 hari gagal mencapai kesepakatan," ujar Chris Sam Siwu, kuasa hukum Sarwendah.

Gagalnya mediasi disebabkan masing-masing pihak tetap mempertahankan prinsip dan argumen mereka. Ruben Onsu tetap dengan gugatannya, yakni meminta hak pengasuhan anak.

Sementara Sarwendah sebagai ibu tetap mempertahankan hak asuh anak tetap bersama dirinya, sesuai keputusan pengadilan saat perceraian.

"Para pihak tetap masing-masing mempertahankan apa yang menjadi dasarnya ya," jelas Chris.

| Baca Juga: Inul Daratista Bantah Bela Ruben Onsu dan Sindir Sarwendah

Sarwendah menolak berbicara, namun ia sudah siap untuk berjuang pada sidang selanjutnya yang akan membahas pokok perkara gugatan.

"Wendah sudah sangat siap, nggak ada masalah," kata Chris. Saat itu, Sarwendah langsung meninggalkan lokasi pengadilan.

Klarifikasi Soal Momen Ultah Ruben

Chris juga memberikan klarifikasi mengenai pernyataan Ruben, dimana ia tidak bisa merayakan ulang tahun bersama anak pada 15 Agustus 2026.

Ruben merasa kembali dipersulit untuk bertemu anak-anaknya setelah Sarwendah mengajukan syarat untuk membawa anak-anak. Sarwendah mengajukan syarat tambahan yang harus dipenuhi agar kedua putrinya dapat hadir di acara tersebut.

| Baca Juga: Ruben Onsu Geram Dituding Tak Peduli Anak Usai Rayakan Ultah Bareng Yatim Piatu

"Yang ada adalah kewajiban dari orang tua untuk menjaga anak-anaknya. Dari apa? Dari hal-hal, dari situasi kesehatan yang baik ya, hal-hal yang aman. Jadi klien kami dalam acara ulang tahun itu tidak pernah melarang," jelas Chris.

Ia lantas menunjukkan chat atau komunikasi antara Ruben dengan Sarwendah dengan menunjukkan layar ponsel. Disebutkan dalam chat itu, bahwa Sarwendah memberi izin anak-anaknya untuk hadir di ultah Ruben.

"Untuk acara besok sudah aku siapkan bekal dan baju ganti anak-anak." Artinya sudah diizinkan anak-anak," ucap Chris membacakan chat tersebut.

Chris kemudian menunjukkan chat kedua. "Ayah boleh kok, dari tadi saya juga nanya lokasi dan jamnya supaya bisa diatur semua. Satu hal lagi ya, "(Chris menyensor bagian tertentu)" penting buat sama-sama menjaga kesehatan anak-anak, jadi tenang dan nyaman melepas anak-anak."

| Baca Juga: Bersahabat, Ivan Gunawan Tegas Tak Mau Ikut Campur Urusan Ruben Onsu

Sarwendah rupanya mempertanyakan kesehatan mantan suaminya. Sebagaimana diketahui Ruben beberapa waktu lalu sempat sakit dan mendapat perawatan serius.

Sebab itu, Sarwendah menilai Ruben berkewajiban untuk menjaga anak.

"Semua sudah diiyakan. Tetapi ada kewajiban orang tua untuk menjaga apa yang harus kita laksanakan, ya. Nah, setelah itu ternyata belum bisa dilaksanakan. Ya, dengan berat hati ya, tidak ada titik temu," beber Chris.

Saat ditegaskan kembali apakah Ruben dalam kondisi sakit, Chris tidak menjawab secara gamblang. Dia menegaskan kembali pernyataan sebelumnya.

| Baca Juga: Kembali Live TikTok, Sarwendah Senang Dapat Dukungan dari Penggemar

"Jadi dibaca saja pasalnya, sehingga apa yang sudah disepakati tentunya dengan situasi yang sudah ada, dengan kondisi-kondisi yang sudah ada, klien kami sebagai orang tua berhak secara peraturan untuk menjaga anak dari hal-hal yang tadi saya sampaikan," jelasnya.

Di sisi lain, Minola Sebayang menegaskan bahwa tidak ada kesepakatan dalam sidang mediasi.

"Proses selanjutnya adalah proses pemeriksaan gugatan di dalam persidangan di perkara pokok," ujar Minola.

Menurut Minola, dalam sidang mediasi, Ruben tetap berpegang pada kesepakatan yang sudah dibuat. Yakni akta 39 terkait pembagian waktu untuk bertemu anak-anaknya.

| Baca Juga: Bela Anak-Istri yang Dibully karena Podcast Sarwendah, Denny Sumargo Justru Dituduh Cari Ribut

"Kita tetap berpegangan kepada akta 39, ya, dengan jelas, lugas, tegas menyatakan bahwa memang Ruben itu memiliki hak untuk berkumpul tiap minggu bersama dengan anak-anak 2 sampai 3 hari tanpa syarat," ucap Minola.

Menurut Minola, pihaknya mewakili Ruben juga menyerahkan berkas tersebut kepada hakim mediator.

"Kebetulan kami yang bawa, kami tunjukkan dan hakimnya baca. Jadi hakimnya bilang, 'Oh bener dong, artinya kan di sini tanpa syarat'. Ya," jelasnya.

Namun, di sisi lain, pihak Sarwendah justru mengajukan syarat tambahan. Yakni terkait masalah kesehatan yang dialami Ruben. Berbagai argumentasi itu membuat mediasi tidak mencapai kesepakatan.

| Baca Juga: Niat Promosi Comeback Akting, Dewi Perssik Malah Diamuk Netizen karena Dikira Sindir Sarwendah

"Ya, saya bilang, kita belum bicara masalah perkara pokok. Kalau misalnya mau bicara undang-undang, kamu bawa Undang-Undang Kesehatan, saya bawa Undang-Undang Hak Asasi Manusia. Kamu mau bawa Undang-Undang Anak, saya juga ada Undang-Undang Kesehatan dan juga Permenkes dan juga aturan-aturan yang lain," ujarnya kesal.

Menurut dia, pokok perkara yang digugat adalah menyepakati terkait hak asuh anak. Masalah situasi yang terjadi tidak perlu dibahas sampai isu hak asuh anak itu disepakati.

Namun, kata dia, pihak Sarwendah sudah memasukkan syarat tambahan. "Kenapa sekarang harus berubah," tanya Minola

Minola menegaskan, tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan mengenai kesehatan Ruben. Meski terkait hal itu, Minola juga tidak ingin membahas isu kesehatan kliennya tersebut.

| Baca Juga: Sarwendah Bantah Panggil 'Cong' dan Bertengkar di Depan Anak, Pihak Ruben Onsu Tunjukkan Bukti Video

"Jadi saya bilang ya nggak jadi persoalan. Tapi persoalannya kan kalau kita bicara masalah durasi, ini kan durasinya kan kalau mereka ngomong, 'Oh ini kita ada bukti selama masih terikat perkawinan'. Berarti kan durasi sepanjang perkawinan. Kalau memang benar itu ada dan itu membahayakan, harusnya dari awal kan itu sudah diatur. Loh, dia mengatakan, 'Oh, ini kita tidak atur karena kita nggak mau mengatur hal-hal yang sensitif'," papar Minola.

"Saya sampaikan juga sama mereka, harusnya pada waktu akta ini dikirim ke kita, dikirim ke saya, toh kita komunikasi antara kuasa hukum. Kamu nggak pernah ngomong, saya bilang sama Chris (kuasa hukum Sarwendah), 'Kamu nggak pernah ngomong! Harusnya kamu ngomong dong sama saya," lanjutnya.

Karena itulah, sidang mediasi yang buntu harus berlanjut ke materi perkara. Sidang pokok perkara gugatan hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah akan dimulai minggu depan.

"Iya, langsung ke persidangan di perkara pokoknya minggu depan," kata Minola. (*)

1 2 3 4 SHOW ALL

Tags: