Sepanjang hidupnya, Zaki dikenal sebagai pribadi yang tangguh, ceria, dan tulus, yang selalu memilih berada di barisan terdepan setiap kali ada sesama yang membutuhkan pertolongan.

Sebelum berpulang, ia sempat menyiarkan langsung kegiatan penyaluran bantuan di akun Instagram pribadinya dari Flores, sembari menyelipkan pesan tentang pentingnya menjaga kepedulian terhadap sesama, pesan yang kini menjadi warisan bagi para relawan kemanusiaan.

Iyan, salah seorang kerabat sekaligus rekan relawan Zaki, mengenang sosok tersebut sebagai figur yang selalu berada di depan dalam setiap aksi kemanusiaan. Ia bercerita, ketertarikannya bergabung bermula dari kegigihan Zaki mengumpulkan anak-anak jalanan untuk diajak kembali ke jalan kebaikan, termasuk mengajak mereka mengaji dan belajar agama.

| Baca Juga: Skandal Polisi di Jeju: Dari Ratusan Laporan Orang Hilang Hingga Rentetan Penemuan 4 Jenazah

“Zaki selalu berada di depan,” ujar Iyan.

Selain aktif merespons bencana, Zaki juga dikenal rutin membagikan beras kepada masyarakat duafa di pinggiran Jakarta dalam kondisi normal. Iyan sendiri mulai bergabung sebagai relawan sejak 2017 dan resmi menjadi bagian dari Gerak Bareng pada 2024.

Iyan tidak ikut dalam rombongan yang berangkat ke NTT kali ini karena tengah fokus menyelesaikan pembangunan rumah tahfiz di Muara Kamal, Jakarta Barat. Namun, ia menegaskan kesiapannya untuk kembali turun ke lapangan kapan pun dibutuhkan.

Seminggu sebelum keberangkatannya ke NTT, Zaki disebut sempat mengontrol seluruh kegiatan yang telah dipercayakan kepada para relawan. “Dia minta semua pekerjaan dipercepat. Dia ingin semua cepat selesai,” tutup Iyan. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: