"Dengan terjun ke dunia akting ini, aku bisa keluar dari zona nyaman itu. Ini benar-benar new experience buat aku, apalagi aku bisa bertemu dengan orang-orang baru yang sudah sering main film atau series. Aku bisa bertukar cerita sama mereka," jelasnya.

Proses Casting dan Pendalaman Karakter dari Novel

Perjalanan Marsha mendapatkan peran Sonia dilalui melalui proses audisi yang panjang. Ia sempat mencoba beberapa karakter sebelum akhirnya dipercaya memerankan Sonia. Segera setelah terpilih, Marsha langsung melakukan riset mendalam terkait karya aslinya, Agaskar.

| Baca Juga: Tak Kehabisan Ide, Korea Luncurkan Variety Show Kencan 'My AI Partner'

"Prosesnya sudah lumayan lama ya, jadi aku agak lupa detail waktunya. Tapi yang pasti ada beberapa tahap yang harus aku lalui. Aku mencoba casting untuk beberapa karakter juga awalnya. Sampai akhirnya diputuskan, 'Oke, kamu akan memerankan karakter Sonia'," tuturnya.

Sosok kelahiran Jakarta, 9 Januari, ini bahkan membaca novel Agaskar untuk memahami semesta ceritanya.

"Aku mulai baca-baca tentang Agaskar, mulai dari skripnya sampai baca novelnya juga. Tapi jujur novelnya belum selesai aku baca karena lumayan tebal ya," ujarnya sambil tertawa.

"Karena aku dasarnya suka nonton film dan series, aku senang banget bisa memerankan karakter yang diangkat dari sebuah karya yang sudah ada basis penggemarnya," lanjut Marsha.

| Baca Juga: Barack Obama Bakal Jadi Host Podcast, Cerita Soal Buku-Buku yang Berpengaruh Untuknya

Manajemen Waktu dan Dampak pada Jadwal Teater JKT48

Meskipun mulai sibuk di lokasi syuting, Marsha menegaskan bahwa ia masih berstatus sebagai anggota aktif JKT48. Namun, ia tidak menampik bahwa manajemen waktu menjadi tantangan besar, yang kini sepenuhnya ditangani oleh pihak manajemen.

"Nah, itu dia! Ada manajer aku di sini. Dia yang pusing dan keteteran mengatur jadwalnya, kalau aku sih tinggal mengikuti saja jadwal yang sudah dibuat, apa yang harus aku jalani hari ini," ujar Marsha sambil menunjuk ke arah manajernya.

1 2 3 4

Tags: