Ge Pamungkas Kini Paham Beratnya Kerja Dokter Forensik Lewat Film Autopsy
VIVIA MEDIA — Ada satu hal yang berubah dalam pandangan Ge Pamungkas setelah bermain di film Autopsy: Dead Body Can Talk. Ia kini melihat pekerjaan dokter forensik sebagai bagian penting dari proses mengungkap sebuah kasus.
Dalam film tersebut, Ge berperan sebagai Mojo, anggota tim forensik kepolisian. Peran itu membuatnya mendapat gambaran lebih dekat tentang pekerjaan yang selama ini jarang ia lihat, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam cerita film.
Ge mengatakan, masyarakat biasanya lebih mengenal sosok detektif ketika berbicara soal penyelidikan kasus pembunuhan. Padahal, ada tim forensik yang bekerja mencari petunjuk dari tubuh korban.
“Mereka itu adalah unsung heroes. Mereka adalah pahlawan yang tidak dinyanyikan. Mereka adalah orang yang bekerja di balik layar,” kata Ge Pamungkas saat ditemui setelah gala premiere Autopsy: Dead Body Can Talk di Jakarta, Selasa (1/9/2026).
| Baca Juga: Bukan Cuma Akting, Masayu Anastasia Dalami Karakter Dokter Forensik di Film Autopsy
Menurut Ge, keterlibatan tim forensik dalam penyelidikan sering kali tidak terlihat. Padahal, pekerjaan mereka dapat membantu polisi mendapatkan informasi penting mengenai sebuah kasus.
“Orang-orang tahu kalau misalkan ketika terjadi sebuah pembunuhan itu adalah kerja keras seorang detektif, ya tapi nggak pernah ada yang bilang itu adalah ada kerja kerasnya dokter polisi atau ada kerja keras tim forensik di situ,” ujarnya.
Bagi Ge, pengalaman tersebut menjadi salah satu hal menarik selama menjalani proses syuting. Ia juga baru mengetahui bahwa sejumlah kejadian dalam cerita Autopsy: Dead Body Can Talk mengambil dasar dari kisah nyata.
Ge sempat membandingkan alur film tersebut dengan film thriller lain yang biasanya menampilkan proses penyelidikan panjang sebelum pelaku ditemukan. Namun, setelah mengetahui sumber ceritanya, ia memahami mengapa alur dalam film dibuat demikian.
| Baca Juga: Fedi Nuril Dapat Pelajaran Soal Parenting Anak Remaja di Film 'Bapakmu Kiper'
“Jadi semua yang di sini, di script ini emang cerita nyata. Cerita nyata bagaimana dokter forensik itu menemukan pelakunya dengan cara-cara yang tidak bisa dijelaskan secara nalar kaya gitu,” kata Ge.
Autopsy: Dead Body Can Talk merupakan film arahan Ozan Ruz yang terinspirasi dari perjalanan Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti, dokter forensik Polri.
Cerita film mengikuti Hastry yang diperankan oleh Masayu Anastasia. Ia digambarkan sebagai dokter yang menggunakan ilmu forensik untuk mencari jawaban dari kasus kematian yang ditanganinya.
Namun, pekerjaannya tidak selalu berjalan dengan cara yang mudah dijelaskan. Dalam beberapa kasus, Hastry menemukan firasat dan petunjuk yang berada di luar penjelasan ilmiah.
| Baca Juga: Ranty Maria Harus Tahan Tawa Saat Jadi Hantu di Film 'Warga Rusun 609'
Selain Masayu Anastasia dan Ge Pamungkas, film ini menghadirkan Samuel Rizal, Teuku Rifnu Wikana, dan Ryuka Bunga.
Autopsy: Dead Body Can Talk akan mulai diputar di bioskop Indonesia pada 3 September 2026. (*)






