Monita Tahalea, misalnya, mengaku memiliki pengalaman emosional ketika menggarap lagu Titik Nadir bersama Kahitna.

"Saat rekaman lagu itu Titik Nadir aja udah terharu banget, apalagi ketika tahu bahwa orang menerimanya dengan sangat luar biasa. Saya hanya ingin membawakan karya mereka dengan kejujuran yang sama seperti saat pertama kali saya jatuh cinta pada lagu-lagu itu," kata Monita.

Sementara itu, RAN melihat Kahitna sebagai salah satu grup yang ikut memberi pengaruh terhadap perjalanan musik mereka.

| Baca Juga: Opick dan Bongky BIP Temui Menteri HAM, Bahas Hak Pencipta Lagu

"Kahitna adalah salah satu alasan kami percaya bahwa musik Indonesia bisa berbicara ke banyak generasi sekaligus. Diundang berdiri di panggung 40 tahun mereka bukan cuma kehormatan, tapi juga pengingat buat kami tentang standar yang selama ini menjadi kiblat banyak musisi, termasuk kami," ujar Rayi, Asta, dan Nino dari RAN. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: