40 Tahun Kahitna, 20 Ribu Soulmate Siap Bernyanyi Bersama di PIK 2
VIVIA MEDIA — Empat puluh tahun perjalanan Kahitna akan dirayakan lewat sebuah konser besar di Jakarta. Bukan hanya menghadirkan lagu-lagu lama, pertunjukan ini juga akan mempertemukan Kahitna dengan sejumlah musisi dari generasi berbeda.
Konser bertajuk KAHITNA 40 TAHUN tersebut dijadwalkan berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Jakarta, Sabtu, 5 September 2026. Penyelenggara menyiapkan kapasitas hingga 20 ribu penonton.
Bagi Kahitna, perjalanan selama empat dekade tidak bisa dilepaskan dari kisah para pendengarnya. Lagu-lagu mereka menemani berbagai fase kehidupan, mulai dari masa pacaran, patah hati, pernikahan, hingga kehidupan berkeluarga.
Pendiri Kahitna, Yovie Widianto, mengatakan dukungan dari para Soulmate menjadi salah satu alasan grup tersebut mampu bertahan begitu lama.
| Baca Juga: Miley Cyrus Hapus Nama 'Cyrus' Jelang Rilis Album Terbaru, Ini Alasannya
"Empat puluh tahun bukan sekadar angka bagi kami, itu empat puluh tahun orang jatuh cinta, patah hati, menikah, dan pulang ke rumah masing-masing sambil menyanyikan lagu-lagu kami," ujar Yovie dalam konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (2/9/2026).
Untuk konser ini, Kahitna menyiapkan sekitar 30 hingga 40 lagu. Lagu-lagu tersebut akan membawa penonton mengingat kembali perjalanan musik Kahitna dari berbagai periode.
Tema yang diusung adalah "Di Antara Takkan Tergantinya Cantik & Titik Nadir Mantan Terindah". Tema tersebut mengambil sejumlah judul lagu Kahitna yang lekat dengan cerita percintaan.
Kolaborasi Musisi Lintas Generasi
Suasana konser juga akan diwarnai kolaborasi dengan sejumlah penyanyi. RAN, Monita Tahalea, Tiara Andini, Arsy Widianto, dan Niki Becker dijadwalkan ikut tampil bersama Kahitna.
| Baca Juga: Keluar dari Zona Nyaman, Ruth Sahanaya Jajal City Pop dan Latin di Album 'Merindu'
Kehadiran musisi lintas generasi menjadi bagian penting dalam perayaan tersebut. Mereka tidak hanya membawakan lagu bersama, tetapi juga menjadi gambaran bagaimana karya Kahitna tetap didengar oleh generasi yang berbeda.
Monita Tahalea, misalnya, mengaku memiliki pengalaman emosional ketika menggarap lagu Titik Nadir bersama Kahitna.
"Saat rekaman lagu itu Titik Nadir aja udah terharu banget, apalagi ketika tahu bahwa orang menerimanya dengan sangat luar biasa. Saya hanya ingin membawakan karya mereka dengan kejujuran yang sama seperti saat pertama kali saya jatuh cinta pada lagu-lagu itu," kata Monita.
Sementara itu, RAN melihat Kahitna sebagai salah satu grup yang ikut memberi pengaruh terhadap perjalanan musik mereka.
| Baca Juga: Opick dan Bongky BIP Temui Menteri HAM, Bahas Hak Pencipta Lagu
"Kahitna adalah salah satu alasan kami percaya bahwa musik Indonesia bisa berbicara ke banyak generasi sekaligus. Diundang berdiri di panggung 40 tahun mereka bukan cuma kehormatan, tapi juga pengingat buat kami tentang standar yang selama ini menjadi kiblat banyak musisi, termasuk kami," ujar Rayi, Asta, dan Nino dari RAN. (*)







