Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Artinya, batuk dan sesak napas seperti yang dialami EVAN memang bisa muncul pada pengidap limfoma, terutama ketika terdapat pembesaran kelenjar di area dada.

Namun, gejala tersebut tidak otomatis berarti seseorang mengalami kanker karena banyak kondisi lain yang dapat menjadi pemicunya.

| Baca Juga: Penyebab Kematian Dolly Parton Terungkap, Sempat Berjuang Lawan Kanker

Apakah limfoma pada anak berbahaya?

Jawabannya bergantung pada jenis, lokasi, tingkat penyebaran, dan respons terhadap pengobatan. Beberapa jenis limfoma anak tergolong agresif dan dapat berkembang cepat. Karena itu, diagnosis yang tepat sangat penting.

Pemeriksaan dapat meliputi tes darah, pencitraan, hingga biopsi untuk memastikan apakah jaringan tersebut mengandung sel kanker dan menentukan jenis limfomanya.

Meski terdengar menakutkan, ada fakta yang juga perlu diketahui yaitu, limfoma pada anak dapat ditangani dengan hasil yang baik.

Cancer Research UK mencatat sekitar 90 dari 100 anak dengan non-Hodgkin lymphoma di Inggris bertahan hidup setidaknya lima tahun setelah diagnosis.

| Baca Juga: Mendengarkan Sinyal Tubuh: Kunci Deteksi Dini Kanker dan TBC

Pengobatannya dapat melibatkan kemoterapi, terapi target, imunoterapi, radioterapi, atau transplantasi sel punca, tergantung kondisi masing-masing pasien.

EVAN sendiri berhasil melewati pengobatan dan kembali menjalani kehidupannya seperti sedia kala. Ia bahkan mengungkap pengalaman tersebut ikut memengaruhi musik solonya.

Dalam lagu 'Death of Me', ia membawa pesan bahwa pengalaman berada “di ujung kematian” bukan berarti semuanya berakhir. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: