Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Ikuti VIVIA Media di Google

Setelah berada di lokasi, Katty kemudian dibawa ke rumah sakit di Bandung. Dari pemeriksaan dokter, ia disebut mengalami GERD dan dugaan usus buntu.

Persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi masalah antara pihak Katty dan penyelenggara. Manajemen mengaku telah mencoba mencari jalan keluar, termasuk menawarkan penjadwalan ulang penampilan atau pengembalian dana sesuai klausul keadaan kahar dalam kontrak.

| Baca Juga: Dituduh Punya Utang Rp200 Juta pada Nikita Mirzani, Giorgio Antonio Diam-Diam Lakukan Konsultasi Hukum

Namun, menurut Ika, pihak klub justru meminta ganti rugi hingga Rp146,5 juta. Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan nilai kontrak penampilan Katty yang disebut sebesar Rp45 juta.

"Pokoknya nilainya jadi Rp 146,5 juta dari nilai fee. Itu pertama kita udah minta terus mereka bilang itu dari owner itu mereka gak mau. Gak mau reschedule, gak mau apa-apa, tapi dia cuma mau dua kali lipat," jelas Ika.

Perselisihan tersebut juga disebut berlanjut ke media sosial. Manajemen Katty menemukan sejumlah komentar yang dianggap semakin memperburuk kondisi psikologis sang DJ.

Beberapa komentar yang dibacakan antara lain, "Awas Katty suka tiba-tiba sakit di Bandung nggak main lagi ya kan," dan "Semoga berkah ya makan duitnya jadi gue yang kambing hitamnya mesti gantiin."

| Baca Juga: Popularitas Bisa Anjlok, Lisa BLACKPINK Jujur soal Sulitnya Pacaran di Industri K-Pop

Di tengah persoalan tersebut, Katty kini bersiap kembali tampil di Bandung pada 11 September 2026. Ia menerima pekerjaan itu setelah mendapat jaminan keamanan dari pihak klub yang baru.

Meski demikian, pengalaman sebelumnya masih membuat Katty waswas. Ia hanya berharap penampilannya nanti berjalan tanpa masalah.

"Nanti aku pikir tanggal 11 jangan ada apa-apa sama aku aja. Semoga semua lancar, amin," harap Katty.

Katty sebelumnya juga menyatakan persoalan tersebut bisa saja berlanjut ke jalur hukum apabila tidak menemukan penyelesaian.

1 2 3

Tags: