Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Chelsea Islan siap kembali ke dunia perfilman sebagai produser lewat film biopik Rose Pandanwangi setelah melahirkan anak pertamanya beberapa waktu lalu.

Aktris 31 tahun itu mengungkap, keputusannya menjadi produser didorong oleh kedekatan keluarganya dengan mendiang penyanyi seriosa ternama Indonesia itu.

“Mamaku itu sahabat kecilnya Oma Rose. Aku sering dengar cerita bagaimana beliau adalah seorang ikon dan legenda. Jiwanya sangat Indonesia meskipun banyak yang mengira beliau orang luar,” ujarnya saat mengisi salah satu sesi bincang-bincang di acara Ideafest 2026, Minggu (6/9/2026).

| Baca Juga: Film Musikal 'Iyus Jenius' Hadirkan Kisah Petualangan Anak, Tribute Bagi Papa T Bob

Melalui film biopik tersebut, Chelsea ingin memperkenalkan sejarah musik dan perjuangan wanita Indonesia. Ia menilai, ada banyak pelajaran yang bisa dipetik dari kisah hidup mendiang Rose Pandanwangi.

“Kami ingin menghidupkan sejarah yang mungkin sudah lama, tapi sebenarnya masih sangat relevan untuk dipelajari saat ini,” lanjutnya.

Meski telah memiliki banyak pengalaman sebagai aktris, mengemban tugas sebagai produser ternyata tidak mudah. Chelsea mengaku menemui sejumlah tantangan, terutama terkait dengan teknik sinematografi.

| Baca Juga: Teuku Ryan Disebut Mirip Joo Sang Wook 'Agent Kim Reactivated', Setuju?

“Ini proyek pertamaku sebagai produser. Aku belajar banyak banget dari Mas Robby Ertanto (sutradara) dan teman-teman kru. Istilahnya, learning by doing, karena ilmu ini nggak ada di buku. Kami harus benar-benar terjun ke lapangan,” jelasnya.

Istri Rob Clinton Kardinal itu menyebut film biopik yang dibintangi oleh Pevita Pearce tersebut sebagai proyek ambisus. Mereka hanya syuting selama 17 hari di Indonesia dan Belanda. Untungnya, ia berhasil menangani seluruh kebutuhan syuting.

Di sisi lain, Chelsea Islan sadar bahwa film biopik memiliki stigma membosankan dan berat karena mengangkat tema sejarah. Namun ia memastikan pace filmnya menarik dan mudah dinikmati oleh generasi muda.

| Baca Juga: Debut Sutradara Horor, Dimas Anggara Garap 'Aplikasi Iblis' yang Angkat Teror dari Teknologi

“Banyak yang antipati dengan ‘biopik’ karena dianggap berat. Tapi film ini, kami mengemasnya dengan musikalitas yang semangat dan cerita kehidupan cinta yang mudah diikuti. Kami ingin Gen Z tahu bahwa kita besar karena ada sejarah hebat di masa lalu,” jelasnya.

Sebelumnya, film biopik Rose Pandanwangi telah diperkenalkan ke Festival Film Cannes 2025. Di sana, mereka mencari rekan kerja sama untuk menggarap proyek tersebut.

Di sisi lain, Chelsea Islan kini tengah menjalani kehidupannya sebagai ibu baru. Ia melahirkan putri pertamanya, Charlisze Aristoclea Elizabeth Islan Kardinal, pada 8 Juli 2026. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: