Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Sebanyak 21 atlet muda Indonesia sukses mengharumkan nama bangsa di Asian Music Games Malaysia 2026. Kontingen Merah Putih berhasil meraih Juara 1 atau Gold Medal pada kategori Ensemble Melodica Junior Division.

Dalam penjurian Asian Music Games, tim Indonesia memperoleh nilai 92,450 dan masuk level medali High Gold. Prestasi tersebut menjadi bukti kemampuan talenta musik muda Indonesia bersaing di panggung internasional.

Asian Music Games Malaysia 2026 berlangsung pada 4–13 September 2026. Kompetisi digelar di sejumlah lokasi di Kuala Lumpur, yakni Institut Latihan Dewan Bandaraya, Stadium Titiwangsa, dan Stadium Bola Sepak Cheras.

Kontingen Indonesia berada di bawah naungan Harmonie Swara Indonesia. Tim tersebut dilatih oleh Eryck Agustinus, sedangkan Dewi Permatasari dipercaya sebagai pimpinan kontingen.

| Baca Juga: Joheirry Mola Jadi Miss World 2026, Sosok Guru dan Jurnalis yang Peduli Pendidikan Anak

Medali emas yang diraih para atlet muda Indonesia tidak datang secara instan. Sebelum bertanding di Malaysia, seluruh anggota tim menjalani latihan intensif selama enam bulan.

Mereka ditempa untuk meningkatkan kemampuan memainkan melodica, menjaga ketepatan tempo, membangun kekompakan, dan mengembangkan keberanian tampil di hadapan juri internasional.

Pelatih Harmonie Swara Indonesia, Eryck Agustinus, mengatakan tantangan terbesar dalam kategori ensemble bukan hanya kemampuan memainkan lagu. Setiap anggota harus mampu menyatukan permainan menjadi sebuah penampilan yang harmonis.

“Yang paling penting bukan hanya bagaimana mereka bisa memainkan lagu, tetapi bagaimana 21 anak ini bisa bermain sebagai satu kesatuan. Mereka harus belajar mendengar satu sama lain, menjaga tempo, disiplin, dan tetap tenang ketika tampil di panggung internasional,” ujar Eryck.

| Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Lagu Mandarin Asal Jember yang Sukses Tampil di TV Tiongkok

Menurut Eryck, usia anggota tim yang masih sangat muda menjadi tantangan tersendiri selama proses persiapan. Namun, semangat belajar dan konsistensi latihan membuat kemampuan mereka berkembang secara signifikan.

“Selama enam bulan mereka berlatih dengan serius. Ada proses, ada kesalahan, ada evaluasi, tetapi mereka terus belajar. Gold Medal ini adalah hasil dari kerja keras anak-anak, dukungan orang tua, sekolah, dan seluruh tim,” katanya.

1 2

Tags: