Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Ada alasan kenapa kura-kura sering dianggap sebagai salah satu hewan dengan umur paling panjang.

Bukan cuma karena gerakannya yang lambat, ternyata tubuh mereka punya sejumlah mekanisme yang membuat proses penuaan berjalan jauh lebih pelan.

Salah satu petunjuk paling menarik datang dari penelitian terhadap kura-kura raksasa.

Studi yang diterbitkan di Nature Ecology & Evolution pada 3 Desember 2018 menemukan sejumlah variasi gen yang berkaitan dengan perbaikan DNA, respons imun, dan perlindungan terhadap perkembangan kanker.

Lantas, apa saja yang membuat kura-kura bisa hidup begitu lama?

| Baca Juga: Cerita Margareta, Teman Maliya Finda, Pendaki yang Meninggal di Gunung Piramid

DNA mereka punya mekanisme perlindungan

Sel tubuh mengalami kerusakan seiring berjalannya waktu. Namun, penelitian pada kura-kura raksasa menemukan variasi gen yang diduga membantu memperbaiki kerusakan DNA.

Ada pula perubahan pada gen yang berkaitan dengan penekanan tumor dan respons terhadap kerusakan sel.

Menariknya, mekanisme ini tidak berarti kura-kura kebal penyakit atau tidak menua sama sekali.

Peneliti justru melihatnya sebagai salah satu alasan mengapa proses penuaan pada beberapa spesies bisa berlangsung sangat lambat.

| Baca Juga: Kenapa Kucing Bisa Menemukan Jalan Pulang? Ini Rahasia Kemampuan Navigasinya

Metabolisme yang berjalan lebih lambat

Kura-kura merupakan hewan ektoterm yang tidak menghasilkan panas tubuh dengan cara yang sama seperti manusia dan mamalia. Metabolismenya cenderung lebih lambat sehingga penggunaan energi tubuh juga lebih rendah.

Cangkang keras turut memberi keuntungan. Bagi kura-kura dewasa, bagian tubuh itu menjadi perlindungan dari berbagai ancaman sehingga peluang bertahan hidup menjadi lebih besar.

Tidak semua kura-kura bisa hidup ratusan tahun

Umur panjang sangat bergantung pada spesies. Beberapa kura-kura dan penyu dapat hidup puluhan tahun, sedangkan kura-kura raksasa tertentu mampu mencapai lebih dari satu abad.

Rekor paling ekstrem saat ini dipegang oleh Jonathan, kura-kura raksasa Seychelles yang diperkirakan lahir sekitar 1832. Guinness World Records mencatat Jonathan berusia setidaknya 194 tahun pada 2026 dan masih hidup di Pulau St Helena.

| Baca Juga: Sempat Diselamatkan dari Asap Karhutla, Orangutan 'Sampurna' Akhirnya Mati

Kalau dipelihara, bagaimana memperpanjang umurnya?

Umur panjang tidak cukup hanya mengandalkan gen. Kura-kura peliharaan tetap membutuhkan lingkungan yang sesuai dengan spesiesnya, makanan yang tepat, paparan cahaya dan suhu yang memadai, serta perlindungan dari cedera dan predator.

Jadi, rahasia umur panjang kura-kura bukan satu faktor saja. DNA memang punya peran penting, tetapi metabolisme, pertahanan tubuh, cangkang, lingkungan, dan perawatan juga ikut menentukan.

Yang mengejutkan, penelitian terhadap kura-kura bahkan membantu ilmuwan memahami proses penuaan dan penyakit pada hewan lain.

Lonesome George, kura-kura raksasa terakhir dari spesiesnya yang mati pada 2012, masih meninggalkan “petunjuk” melalui genomnya untuk penelitian tentang umur panjang. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: