Ini Ungkapan Perasaan Dian Sastrowardoyo Kembali Jadi Cinta Setelah 10 Tahun
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GooglePerkembangan itu, menurut Dian, dibangun dengan hati-hati. Karakter Cinta dikembangkan melalui proses penulisan dan diskusi untuk tetap menjaga dunia AADC sekaligus memberikan ruang bagi karakter-karakternya untuk tumbuh.
Hasilnya adalah Cinta yang menghadapi persoalan yang jauh lebih dewasa. Bukan lagi sekadar persoalan perasaan yang berbunga-bunga, melainkan bagaimana menjaga hubungan ketika waktu menjadi sesuatu yang semakin sulit didapatkan.
“Yang pasti aku melihat ada tantangan juga yang beda. Karena ada di zaman yang sudah berlanjut ini, dengan selang sekian tahun, ternyata si Cinta itu juga punya tantangan baru dalam menjalin hubungannya dengan Rangga,” ujar Dian.
| Baca Juga: Dian Sastrowardoyo Latihan Intensif Jadi Dokter Bedah demi Peran di Film DOTS
Tantangan itu justru datang dari hal-hal yang sangat biasa: pekerjaan, tugas, kesibukan, hingga jarak.
“Menjadi orang yang jauh lebih dewasa, ternyata tantangannya tuh hal-hal sehari-hari. Jadi kesibukan, ada jarak, ada tugas, ada pekerjaan yang membuat kita tuh jadi mungkin nggak semulus dulu,” kata pemeran Aruna dalam film Aruna & Lidahnya itu.
Ketika Puisi Tak Lagi Menjadi Jawaban
Perubahan kehidupan Cinta dan Rangga kemudian membawa satu pertanyaan penting: bagaimana menunjukkan cinta ketika cara-cara lama mungkin tidak lagi cukup?
Dulu, sebuah buku dengan selipan puisi bisa menjadi gestur yang begitu berarti. Namun, menurut Dian, hubungan yang telah berjalan bersama waktu membutuhkan bentuk perhatian yang berbeda.
| Baca Juga: Iyus Jenius Tayang Hari Ini, Gandhi Fernando Dobrak Dominasi Film Horor dengan Genre Anak
“Mungkin kalau dulu dikirimin buku sama ada selipan puisinya, itu udah berbunga-bunga banget. Zaman sekarang gimana ya? Nggak bisa gitu lagi, harus dicarilah bahasa cinta yang beda,” ujar pemeran Dasiyah dalam web series Gadis Kretek itu.
Bahasa Cinta Sang Mama







