Kisah Personal dari Produser di Balik Lahirnya Film Ibadah dan Cinta
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleSementara itu, Achmad Megantara mengatakan karakter Riko mengajarkannya tentang makna taubat dan kesempatan untuk menjadi manusia yang lebih baik.
"Pelajaran dari karakter Riko ini sangat besar sekali. Harapannya, saya dan teman-teman semua yang menonton bisa berkontemplasi kembali tentang bagaimana hubungan diri kita kepada Sang Pencipta, hubungan kita dengan Rabb kita," jelasnya.
Sebagai manusia, memang makhluk yang penuh dengan kesalahan, penuh dengan dosa. Namun, hal yang sering kita lupakan adalah yang namanya pertaubatan atau permintaan maaf dari seorang hamba kepada Tuhan itu pintunya akan selalu terbuka.
Ia menambahkan, ketulusan hati untuk berubah adalah hal yang paling penting di hadapan Tuhan.
| Baca Juga: Nadzira Shafa Ubah Naskah 'Ibadah dan Cinta' Jadi Novel Sekaligus Lagu
“Tuhan tidak akan pernah melihat kecacatan atau kejelekan seorang hamba-Nya. Yang dilihat adalah ketulusannya ketika ingin bertaubat dan menjadi lebih baik," ungkapnya.
Diproduksi oleh Sinemata Buana Kreasindo, Ibadah & Cinta dibintangi Achmad Megantara, Indah Permatasari, Mathias Muchus, Elma Theana, Adhin Abdul Hakim, Berlliana Lovell, Sita Permata Sari, Stevan Rizky, Nadzira Shafa, Didi Hasyim, Erwin Rakiman, Irene Librawati, dan Jamie Aditya.
Film ini menawarkan kisah tentang cinta, pengorbanan, keikhlasan, serta hangatnya hubungan orang tua dan anak yang dibalut dengan nilai-nilai kebajikan.
Kehidupan Rico (Achmad Megantara), pemuda berasal dari Australia yang hidup tanpa arahdi Melbourne, berubah saat ia jatuh cinta pada Santun (Indah Permatasari), putri Kyai Umar(Mathias Muchus), ustadzah muda yang setia menjaga tradisi pesantren, sembari ia sendiri mulai belajar sholat dan menemukan kembali imannya.
Namun di tengah tekanan keluarga,kampung, dan agama, keduanya harus menjawab satu pertanyaan: apakah cinta mereka ujian,atau pertanda? (*)







