Kenapa Kumis Kucing Tidak Boleh Dipotong? Ternyata Punya Fungsi Penting
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleMenariknya, kumis juga tidak hanya berada di samping hidung. Kucing dapat memilikinya di atas mata, dagu, dan bagian belakang kaki depan.
Kenapa kumis kucing tidak boleh dipotong?
Memotong kumis memang tidak sama dengan memotong bagian kulit, sehingga batang kumis itu sendiri tidak merasakan sakit seperti jaringan hidup. Namun, tindakan tersebut tetap tidak dianjurkan.
| Baca Juga: Sering Bersembunyi dan Mengeong? Kenali Tanda-Tanda Kucing Stres
Dilansir dari PetMD, memotong kumis dapat mengurangi informasi sensorik yang biasa diterima kucing.
Perubahan mendadak ini bisa membuat kucing bingung dan stres. Jika folikelnya tidak rusak, kumis akan tumbuh kembali dan membutuhkan sekitar enam minggu hingga tiga bulan untuk kembali berfungsi optimal.
Perlu diketahui, kumis yang jatuh satu atau dua helai secara alami bukan alasan untuk panik. Namun, jika banyak kumis rontok sekaligus atau disertai perubahan pada kulit dan bulu, sebaiknya diperiksakan ke dokter hewan.
Apakah semua kucing punya kumis yang sama?
Tidak persis. Pola dan lokasi kumis dapat berbeda berdasarkan individu maupun ras. Sebagian besar kucing memiliki sekitar 12 kumis di setiap sisi pipi, tetapi bentuk dan susunannya dapat bervariasi.
Jadi, kucing domestik berbulu pendek, berbulu panjang, maupun ras tertentu, fungsi dasar kumisnya tetap sama: (*)







