Krisjiana Baharudin Jalani Vasektomi, Kenali Efek Sampingnya pada Pria
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Krisjiana Baharudin, suami Siti Badriah, memutuskan untuk menjalani vasektomi setelah keduanya sepakat tidak menambah anak lagi.
Keputusan tersebut diambil Krisjiana setelah melihat perjuangan Siti selama dua kali hamil dan melahirkan.
"Apa salahnya mengambil satu keputusan kecil, setelah melihat begitu banyak pengorbanan besar yang sudah dilakukan seorang istri?" tulisnya melalui Instagram, Kamis (17/9/2026).
Lantas, apa yang terjadi pada tubuh pria setelah menjalani vasektomi?
| Baca Juga: Krisjiana Tetap Pilih Vasektomi, Siti Badriah Sempat Khawatir Suaminya Menyesal
Bukan Menghentikan Produksi Sperma
Vasektomi merupakan metode kontrasepsi permanen dengan memotong atau menutup vas deferens, yaitu saluran yang membawa sperma dari testis menuju saluran ejakulasi.
Testis tetap memproduksi sperma setelah tindakan. Bedanya, sperma tersebut tidak lagi masuk ke dalam air mani dan kemudian diserap tubuh.
Produksi testosteron juga tetap berjalan sehingga gairah seksual, ereksi, orgasme, dan kemampuan ejakulasi tidak berubah.
Vasektomi juga sangat efektif sebagai kontrasepsi. Namun, efeknya tidak langsung. Sisa sperma masih dapat berada di saluran reproduksi selama beberapa minggu hingga bulan.
| Baca Juga: Hormati Pilihan Siti Badriah, Krisjiana Baharudin Jalani Vasektomi
Karena itu, pria tetap perlu menggunakan kontrasepsi lain sampai pemeriksaan memastikan tidak ada sperma yang tersisa. Healthdirect Australia menyebut pemeriksaan biasanya dilakukan sekitar tiga bulan setelah tindakan.
Sebelum, Saat, dan Setelah Vasektomi
Sebelum tindakan, dokter akan melakukan pemeriksaan serta memastikan pasien memahami bahwa vasektomi sebaiknya dianggap sebagai keputusan permanen.
1 2







