Tepati Janji pada Kai EXO, Atlet Wushu Hong Kong Lydia Sham Raih Medali Emas Asian Games 2026
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Ada cerita menarik di balik kemenangan atlet wushu Hong Kong, Lydia Sham, di ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Ia memenuhi janjinya kepada idolanya, Kai EXO, untuk membawa pulang medali emas.
Melansir dari The Straits Times, Selasa (22/9/2026), atlet muda berusia 26 tahun itu meraih juara pertama untuk cabang olahraga wushu nomor Women's Changquan setelah mencetak skor 9,713 poin.
Ia menang tipis dari lawannya, Sou Cho Man asal Makau yang mengumpulkan 9,710 poin, serta mengungguli wakil Indonesia, Eugenia Diva Widodo, yang berada di posisi ke tiga dengan skor 9,706.
Kemenangan tersebut terasa semakin spesial bagi Lydia Sham karena ia berhasil menepati janji yang dibuatnya kepada Kai EXO dalam sebuah acara fan signing.
| Baca Juga: Dari Siaran Radio ke Pita Kuning: Perjalanan Pandji dan Steny Menemani Anak-Anak Kanker
Melalui Instagram pribadinya, Senin (21/9/2026), wanita kelahiran 3 Agustus 2000 itu membagikan video ketika ia berjanji akan memenangkan medali emas jika Kai mau membuat gestur mahkota menggunakan tangan.
"Aku benar-benar berhasil meraih medali emas Asian Games! Aku berusaha sangat keras untuk menepati janji ini. Aku akhirnya berhasil, semoga EXO bisa melihatnya," tulisnya di keterangan unggahan.
Menariknya, setelah memenangkan medali emas, rencana selanjutnya Lydia Sham justru jauh dari dunia wushu.
Ia berencana merayakan kemenangannya dengan menyaksikan konser encore (penutup) rangkaian tur 'EXhOrizon' EXO di Seoul, Korea Selatan, yang bakal digelar pada 6 hingga 8 November mendatang.
| Baca Juga: Kisah Unik Tapi Nyata Pasutri Tertukar Gender, 'Suami' yang Hamil
Jadi Fans EXO Selama 13 Tahun
Lydia Sham dikenal sebagai atlet wushu berbakat andalan Hong Kong sekaligus penggemar berat K-Pop, khususnya grup EXO. Ia telah menjadi fans setia grup Suho cs itu selama 13 tahun.

Bagi Lydia, EXO menjadi salah satu motivasi ia terus berlatih menjadi atlet profesional. Sejak kecil, ia sering menyaksikan penampilan grup tersebut dan terdorong untuk menjadi sosok yang 'bersinar' seperti sang idola.
1 2







