Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

"Memasak itu salah satu love language-nya Ben, dan kebetulan aku juga begitu. Aku senang masak untuk orang yang aku sayang," tutur Maxime.

Untuk mendalami chemistry dengan Raihaanun, Maxime mengaku butuh waktu hampir dua bulan untuk bedah naskah dan dialog intensif agar romansa yang terbangun terasa nyata dan sampai ke hati penonton.

Bukan Sekadar Kisah Asmara Berondong Biasa

Lebih dari sekadar kisah romansa cinta beda usia (age-gap romance), serial Tante Sonya mengangkat isu sosial yang sangat dekat dengan realitas kehidupan perempuan modern.

Maxime Boutter
Maxime Boutter, Raihaanun, Baby Kristami dan Hamish Daud. Foto: Istimewa

Lewat karakter Sonya yang berusia 42 tahun, penonton diajak melihat stigma masyarakat terhadap perempuan matang: mulai dari tuntutan pernikahan, trauma masa lalu, hingga penghakiman saat jatuh cinta dengan pria yang jauh lebih muda. Serial ini juga dibumbui dengan intrik politik kantor dan drama keluarga yang menguras emosi.

Lewat kisah Sonya dan Ben, penonton diingatkan bahwa batasan usia bukanlah akhir dari segalanya. Setiap perempuan berhak untuk bahagia, berkarier, membuat keputusan, dan kembali jatuh cinta tanpa harus kehilangan jati dirinya. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: