Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Aktor senior Yadi Timo meninggal dunia di usia 66 tahun pada Jumat, 16 Oktober 2026. Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh sutradara sekaligus penulis skenario Joko Nugroho melalui Instagram pribadinya.

"RIP Yadi Timo. Subuh baru saja beranjak, hari baru saja dimulai. Terhenyak membaca kabar, satu teman baik pergi," tulis Joko dalam keterangan unggahannya.

Sutradara film 'Caleg By Accident' (2014) itu mengungkap bahwa almarhum terlibat dalam persiapan sebuah film pendek bersama sutradara Gita Asmara sebelum berpulang.

Yadi disebut masih dalam kondisi sehat, bahkan sempat bernyanyi dan bercanda pada Kamis (15/10/2026) malam. Sepulang dari acara pertemuan kreatif, ia mengeluhkan sakit perut.

| Baca Juga: Martha Tilaar, Pelopor Industri Kecantikan Indonesia, Berpulang di Usia 89 Tahun

Almarhum mengembuskan napas terakhirnya dalam perjalanan menuju rumah sakit. Penyebab pasti kematiannya belum diketahui.

"Almarhum mengeluh sakit perut, lalu dilarikan ke Rumah Sakit Grand Melia Cibubur. Namun, dalam perjalanan, beliau wafat menghadap Sang Pencipta," ungkap Joko.

Dimakamkan di Bogor

Menurut keterangan Joko Nugroho, jenazah Yadi Timo rencananya akan dimakamkan di Bogor, Jawa Barat, kampung halaman istrinya. Namun, tidak disebutkan detail waktu pelaksanaannya.

Untuk para rekan dan kerabat yang ingin melayat dapat mengunjungi rumah duka di Perumahan Pondok Cibubur blok A2 No.15 Kelurahan Cisalak kec.Cimanggis.

| Baca Juga: Yusuf Kartiko Dituduh Pakai Narkoba, Ibunda Polisikan Akun Media Sosial

Yadi Timo di Mata Para Rekan

Joko Nugroho mengenang Yadi sebagai sosok kakak kelas, teman baik, pengkritik pedas, dan rekan bertukar ilmu penyutradaraan. Keduanya merupakan lulusan Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

"Banyak kenangan tentang Yadi Timo. Diskusi seru sepanjang malam sampai pagi, kritikan pedas dan tajam yang bisa saja mematikan semangat. Tapi semua itu adalah cara seorang Yadi Timo mendukung dan menyayangi kita," kenangnya.

Hanung Bramantyo menyebut almarhum sebagai sosok guru di awal karirnya. "Ya Allah, guruku, seniorku, aktorku di awal-awal karirku. Selamat jalan bang," tulisnya dalam unggahan Instagram story.

Sutradara dan pelatih akting Eka Dimitri Sitorus membagikan chat terakhirnya dengan almarhum. Ia mengaku terakhir bertemu dengan Yadi pada Minggu (11/10/2026) lalu.

| Baca Juga: Berlliana Lovell Alami Pelecehan Verbal saat Live TikTok, Pelaku Minta Maaf

"Mo, kalau mau pergi selamanya kayak gini, harusnya lu jangan mampir ke Sakti Actor Studio! Sakitnya nusuk dalam banget tau!," tulis Eka dalam unggahan Instagram pribadinya.

Dari Penculik Sherina hingga Tukang Bubur Naik Haji

Yadi Djoerica Marton Timo alias Yadi Timo memiliki jejak panjang di dunia perfilman dan sinetron Tanah Air.

Ia pernah berperan sebagai penculik dalam film 'Petualangan Sherina' (2000) dan memerankan Haji Syairun di sinetron 'Tukang Bubur Naik Haji the Series' (2012-2017).

Selain itu, almarhum juga pernah terlibat dalam karya lain, di antaranya '1 Kakak 7 Ponakan' (1996), 'Bajaj Baru Bajuri' (2005), 'Eneng dan Kaos Kaki Ajaib' (2007), 'Safa dan Marwah' (2009), 'Catatan Hati Seorang Istri' (2014), 'Ikatan Cinta' (2023). (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: