Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Berolahraga memang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Namun, ada satu kebiasaan yang tanpa disadari berpotensi meningkatkan risiko gigi berlubang, yaitu bernapas lewat mulut.

Dokter gigi asal Amerika Serikat, Mark Burhenne, mengungkap bahwa bernapas lewat mulut kerap dilakukan saat melakukan olahraga berat seperti berlari, bersepeda, dan latihan di gym.

Namun, bernapas melalui mulut dapat memicu tingkat keasaman (pH) di dalam mulut menurun sehingga memengaruhi kesehatan gigi.

Menurut Burhenne, air liur memiliki peran penting dalam melindungi gigi dari kerusakan.

| Baca Juga: Alasan DJ Whisnu Santika Stop Minum Alkohol: Mimpi Gus Dur

Saat seseorang lebih sering bernapas melalui mulut, organ tersebut menjadi lebih kering karena produksi air liur berkurang.

Akibatnya, gigi menjadi lebih rentan mengalami kerusakan dan gigi berlubang.

"Itulah sebabnya pelari, pendaki, dan atlet apa pun yang bernapas melalui mulut dari waktu ke waktu, lebih rentan terkena karies daripada mereka yang bernapas melalui hidung secara ketat," ujar Burhenne melalui akun Instagram @askthedentist, Selasa (30/6/2026).

Untuk membantu mengurangi risiko tersebut, Burhenne membagikan sejumlah langkah sederhana yang dapat diterapkan oleh para pencinta olahraga.

| Baca Juga: Usai Oplas Hidung, Ria Ricis Dikritik Karena Gaya Berpakaian Makin Ketat

Pertama, mengonsumsi minuman yang mengandung elektrolit untuk membantu menjaga keseimbangan kondisi di dalam mulut selama beraktivitas.

Kedua, menggunakan pasta gigi berbahan nano-hidroksiapatit yang dipercaya dapat membantu memperkuat lapisan enamel gigi.

Selain itu, dia juga menyarankan mengunyah permen karet atau permen mint yang mengandung xylitol guna merangsang produksi air liur sehingga mulut tidak mudah kering.

Temuan tersebut sejalan dengan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Public Health pada September 2022.

Penelitian itu menyebutk bahwa kebiasaan bernapas melalui mulut merupakan salah satu faktor yang dapat berdampak buruk terhadap kesehatan rongga mulut.

| Baca Juga: Coba Menyikat Gigi Pakai Tangan Kiri, Ternyata Baik untuk Melatih Fungsi Otak

Selain meningkatkan risiko gigi berlubang dan penyakit gusi atau periodontal, kebiasaan tersebut juga dapat memengaruhi perkembangan rahang dan struktur wajah.

Meski demikian, bernapas melalui mulut saat berolahraga tidak selalu dapat dihindari, terutama ketika melakukan aktivitas fisik dengan intensitas tinggi.

Karena itu, para ahli menyarankan untuk tetap menjaga kebersihan mulut, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, dan rutin memeriksakan kesehatan gigi ke dokter agar meminimalisir risiko kerusakan gigi. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: