Sinetron 'Sebening Cinta', Dilema Asmara Zoe Abbas - Rizky Nazar di Tengah Hadirnya Fandy Christian
“Perubahan emosi Bening kadang jomplang banget. Di tengah semua konflik itu dia tetap seorang reporter yang harus profesional. Jadi jangan sampai penonton merasa emosinya tiba-tiba berubah tanpa alasan. Gimana caranya penonton tetap terbawa sama perasaan dan suasana yang dirasakan Bening,” jelas Zoe Abbas.
Di balik sikapnya yang cenderung diam, Bening sebenarnya menyimpan begitu banyak gejolak batin. Karena itu, setiap ledakan emosinya harus memiliki alasan yang kuat agar terasa meyakinkan.
“Kalau sudah masuk konflik keluarga, itu yang paling menguras emosi. Mungkin kelihatannya Bening enggak terlalu banyak ngomong, tapi sebenarnya banyak banget yang dia pendam. Nanti ketika sudah bicara, emosinya bisa langsung meluap, bisa menangis atau marah,” ungkapnya.
Sebaliknya, ketika bersama Banyu, Bening akhirnya memiliki ruang untuk menunjukkan sisi rapuh yang selama ini disembunyikan.
Bukan Sekadar Cinta Segitiga
Rizky Nazar menilai Sebening Cinta menawarkan konflik yang jauh lebih kompleks daripada sekadar kisah cinta segitiga. Menurutnya, kekuatan sinetron tersebut justru terletak pada pertarungan batin para tokohnya yang dihadapkan pada pilihan antara keluarga, cinta, dan tanggung jawab.
Dalam Sebening Cinta, Rizky memerankan Banyu, seorang polisi yang dibesarkan di lingkungan keluarga yang ternyata menyimpan rahasia besar sebagai mafia. Premis itu menjadi alasan utama aktor berusia 30 tahun tersebut tertarik bergabung dalam proyek ini.
“Aku suka sama jalan ceritanya. Seorang polisi yang dibesarkan oleh seorang mafia, dan ternyata itu bisa jadi bumerang buat Mas Bimo. Seru aja karena ada kejar-kejaran secara halus, tapi masih dalam satu keluarga,” ujar laki-laki kelahiran Buleleng Bali, 7 Maret 1996 itu.
Menurut Rizky, benturan antara kewajiban sebagai penegak hukum dan ikatan keluarga menghadirkan konflik yang tidak biasa. Situasi tersebut membuat cerita berkembang dengan banyak lapisan emosi dan misteri yang perlahan terungkap.
| Baca Juga: Bayu Skak Padukan Komedi Sci-Fi dan Budaya Madura Lewat Film Foufo
Selain tertarik dengan alur ceritanya, Rizky mengaku karakter Banyu juga menghadirkan tantangan baru dalam perjalanan kariernya. Berbeda dari peran-peran sebelumnya, kali ini ia harus membangun sosok polisi yang tegas tanpa menghilangkan sisi emosional karakter.
“Karakter di sini cukup berbeda dengan karakter-karakter sebelumnya. Apalagi karena jadi polisi, jadi harus jaga background-nya,” kata Rizky.



