VIVIA MEDIA — Membaca sambil tiduran memang terasa nyaman bagi sebagian besar orang. Namun, posisi tersebut bukan pilihan yang ideal karena dapat membuat mata bekerja lebih keras.

Dokter mata di ASG The Vision Eye Centre, dr. Himanshu Mehta, menjelaskan saat seseorang membaca sambil tiduran, posisi mata dan buku menjadi tidak sejajar seperti saat duduk.

Akibatnya, otot mata harus bekerja lebih keras saat membaca.

Kondisi itu dapat membuat mata perih, cepat lelah, sakit kepala, atau penglihatan menjadi kabur untuk sementara.

| Baca Juga: Berat Badan Turun, Begini Tips Diet ala Maia Estianty

“Mata Anda harus bekerja lebih keras pada sudut yang tidak wajar untuk menjaga teks tetap fokus, yang dapat menyebabkan sakit kepala, penglihatan kabur, dan menyengat," dr Mehta dikutip dari Hindustan Times pada Minggu (19/7/2026).

Saat membaca sambil berbaring, tambah Mehta, kebanyakan orang juga cenderung memegang buku terlalu dekat dengan mata sehingga tidak lagi berada pada jarak baca ideal, yakni sekitar 38 sentimeter.

Jarak yang terlalu dekat membuat otot mata harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan fokus pada tulisan. Akibatnya, mata lebih cepat lelah

Selain membaca sambil tiduran, Mehta juga menyoroti beberapa kebiasaan sehari-hari yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan mata apabila dilakukan terus-menerus.

| Baca Juga: Bekal Makan ke Sekolah Bisa Jadi Bahasa Cinta Orangtua untuk Anak

Salah satunya adalah membaca di kendaraan yang sedang bergerak. Saat mobil melaju, telinga bagian dalam merasakan gerakan, sedangkan mata tetap fokus pada buku yang diam.

Ketidaksesuaian sinyal tersebut dapat membingungkan otak sehingga memicu mual atau mabuk perjalanan.

1 2

Tags: