4 Mitos Kanker Payudara yang Masih Banyak Dipercaya
Ahli onkologi dari The Ohio State University Comprehensive Cancer Center, dr. Sagar Sardesai, menjelaskan bahwa pria tetap memiliki jaringan payudara yang dapat mengalami perubahan menjadi sel kanker.
American Cancer Society memperkirakan ribuan pria didiagnosis menderita kanker payudara invasif setiap tahunnya.
3. Deodoran dan antiperspiran memicu kanker payudara
Mitos lain yang banyak beredar adalah penggunaan deodoran atau antiperspiran dapat memicu kanker payudara karena kandungan aluminium di dalamnya.
| Baca Juga: Diduga Diculik, Atlet Golf Jesslyn Wijaya Ditengarai Sudah Tak Ada di Jakarta
Namun hingga kini, berbagai penelitian belum menemukan bukti yang menunjukkan hubungan langsung antara penggunaan produk tersebut dengan kanker payudara.
Selain itu, anggapan bahwa antiperspiran membuat racun menumpuk di tubuh juga tidak benar. Tubuh membuang racun terutama melalui hati dan ginjal, bukan lewat keringat.
4. Tidak punya riwayat keluarga berarti risikonya rendah
Sebagian besar orang mengira mereka yang memiliki keluarga dengan riwayat kanker payudara berisiko terkena penyakit itu.
Padahal, para ahli menyebut sebagian besar pasien kanker payudara justru tidak memiliki riwayat keluarga dengan penyakit serupa.
| Baca Juga: Konsumsi Yogurt Jadi Andalan Gaya Hidup Sehat Pevita Pearce
Faktor risiko terbesar tetaplah jenis kelamin perempuan dan bertambahnya usia. Karena itu, setiap wanita tetap dianjurkan menjalani skrining rutin meski tidak memiliki riwayat kanker dalam keluarga.







