Item, Kurus bak 'Pria dari Ciputat', Penampilan Iqbaal di Trailer Film 'Operasi Pesta Copet'
VIVIA MEDIA — Iqbaal Ramadhan menunjukan totalitas dalam perannya di film terbaru produksi Imajinari berjudul Operasi Pesta Copet. Melalui official trailer yang baru saja dirilis rumah produksi Imajinari bekerja sama dengan Boss Creator dan Angin Segar, penonton disuguhkan sisi lain Iqbaal yang jauh dari citra pemuda tampan pujaan hati atau sweetheart yang selama ini melekat padanya.
Dalam film ini, Iqbaal memerankan karakter bernama Ijal. Ia dikisahkan sebagai bagian dari empat sekawan bersama Adut (Kristo Imanuel), Tia (Zulfa Maharani), dan Melodi (Kawai Labiba), yang terjepit dalam tekanan ekonomi.
Kondisi sulit tersebut memaksa mereka merencanakan aksi nekat: mencopet di festival musik terbesar di Indonesia, Pestapora.
Perubahan fisik Iqbaal dalam film yang disutradarai oleh penabuh drum grup musik Seringai, Edy Khemod, itu tergolong ekstrem. Ia tampil dengan kulit gelap, tubuh kurus, dan wajah tidak terawat.
| Baca Juga: Dari Warung Kecil di Sorong ke Panggung Besar, Perjalanan Iqbaal Menemukan Arti Bertumbuh
Di media sosial, netizen bahkan menjulukinya sebagai 'Pria dari Ciputat' karena penampilannya yang sangat merepresentasikan sosok remaja dari sebuah kecamatan di Kota Tangerang Selatan, tak jauh dari Jakarta itu. Menanggapi komentar netizen yang menyebutnya 'belum mandi', Iqbaal memberikan apresiasi tinggi kepada tim penata rias.
"Ini kita harus kasih apresiasi setinggi-tingginya buat tim makeup, Amalia Cantika yang berhasil bikin looks kami jadi kayak gitu. Nanti pas teman-teman nonton, rasanya kayak nonton 4DX, aroma-aromanya tuh kayak bisa tercium saking naturalnya," canda Iqbaal saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026).
Untuk mendapatkan warna kulit yang meyakinkan, Iqbaal menolak penggunaan riasan instan. Ia memilih cara alami yang jauh lebih sulit.
"Aku menggelapkan kulit selama sebulan. Caranya mulai berjemur di rumah, naik motor tanpa jaket, lari siang-siang, pokoknya berjemur terus," ungkapnya.

Diet Ekstrem 1,5 Bulan hingga Bobot Menyusut ke 50 Kg
Tidak hanya perubahan warna kulit, Iqbaal juga harus menurunkan berat badannya secara drastis demi karakter Ijal. Ia berhasil menurunkan berat badan sebanyak 8 kilogram hanya dalam waktu 1,5 bulan hingga menyentuh angka 50 kilogram. Ia menceritakan betapa sulitnya menjaga pola makan di tengah lingkungan syuting.
"Yang paling sulit adalah ketika harus diet tapi ketemu dengan cast lain yang ada di sini. Karena setiap lagi reading, mereka pesan mi instan. Jadi anak-anak juga tahu kalau aku datang, bawanya cuma telur," kenang Iqbaal.
Meskipun menjalani diet ketat tanpa pendampingan dokter gizi secara langsung, Iqbaal memastikan bahwa kondisinya kini telah kembali normal.
Mendobrak Citra Tampan Demi Peran Copet
Mengenai keputusannya untuk mengambil peran yang merusak citra tampannya, Iqbaal mengaku tidak pernah sengaja ingin melepas image sweetheart.
| Baca Juga: Ari Irham Belajar Jadi Vokalis Band Demi Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis
Baginya, ketertarikan utamanya adalah pada naskah dan jajaran orang di balik layar. Iqbaal menceritakan momen unik saat pertama kali ditawari peran ini oleh Ernest Prakasa.
"Waktu itu Ko Ernest telepon, 'Bal, main dong ke rumah, ada yang mau diobrolin.' Di sana udah ada Ko Ernest, Om Kemod, Om James, Om Ucok, Mas Adi, dan penulis skrip Mas Reno Suriyono. Aku didudukin gitu kayak disidang," kenang Iqbaal.
Setelah mendengar ide besar mengenai film yang mengangkat tema copet, kemiskinan struktural, persahabatan, dan drama komedi di tengah kemeriahan Pestapora, pria 26 tahun ini merasa tertantang.
"Ini tuh sebuah film yang secara tema deket banget sama kehidupan pribadi aku. Musik, film, orang-orang yang terlibat juga adalah dream team. Aku nggak punya banyak alasan untuk bilang 'nggak'," aku Iqbaal.
| Baca Juga: Akui Sudah Punya Anak, Aming Belajar Pola Parenting dari Film 'Aku Sebelum Aku'
Berguru pada 'Coach Copet' Tanpa Stuntman
Sisi paling menarik dari produksi film ini adalah komitmen para aktor untuk benar-benar menguasai teknik mencopet. Ernest Prakasa selaku produser menegaskan bahwa ia tidak ingin menggunakan pemeran pengganti (stuntman) atau trik penyuntingan kamera untuk adegan pencopetan.
"Kita emang punya Coach Copet. Kita manggilnya 'Kopet'. Coach-nya ini adalah pesulap profesional: Bo Vernon, Aryo Pringgo, sama Dr. Frenos," ungkap Iqbaal.
Selama satu bulan lebih, para pemain digembleng untuk belajar teknik pencopetan nyata. Bintang film Monster Pabrik Rambut ini menjelaskan bahwa mereka tidak hanya belajar teknis tangan, tetapi juga psikologi pengalihan perhatian.
"Kita belajar jurus-jurus pengalihan, mis-focus, dan distraksi. Kita sampai dipresentasiin pakai slides gitu buat belajar. Bagian paling susah tuh ketika kamu harus ngambil tapi nggak boleh liat targetnya. Mata harus ke arah lain," jelas mantan anggota Coboy Junior ini.
Tak puas hanya beraksi di depan layar, pemeran Dilan di film Dilan ini juga mencatatkan namanya sebagai produser Langkah ini merupakan perwujudan dari keinginan lamanya untuk bekerja di balik layar.
"Sebenarnya nggak tiba-tiba. Dari dulu emang udah punya keinginan untuk bekerja di balik layar. Tapi sebelum ketemu project tercinta ini, belum pernah ketemu kesempatan yang tepat dan mentor yang bisa aku 'repotin'," tutupnya. (*)







