VIVIA MEDIA — Media sosial tengah diramaikan dengan kabar iLovePDF menyebarkan dan menjual data-data penggunanya. Hal itu pun membuat sejumlah netizen khawatir, takut, dan akhirnya memilih berhenti menggunakannya.

Sebagai informasi, iLovePDF adalah situs web dan aplikasi gratis yang menyediakan fitur mengolah, mengubah format, dan mengedit file PDF.

Aplikasi itu memungkinkan para penggunanya untuk menggabungkan dua file yang berbeda, memisahkan halaman tertentu, memperkecil ukuran file (compress), dan mengonversi dokumen ke format lain.

Tidak jarang, pengguna mengirimkan file-file penting untuk diolah. Sayangnya, muncul kekhawatiran bahwa file-file tersebut bocor dan dijual ke pihak lain.

| Baca Juga: TikTokers Mondy Tatto Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan, Diduga Dipicu Cinta Segitiga

Sejumlah netizen di media sosial X dan Threads ramai menyuarakan mengenai bahaya penggunaan iLovePDF. Sebagian bahkan mengaku tempat kerja mereka telah melarang penggunaan website itu.

Apakah iLovePDF Berbahaya?

Menurut keterangan di website iLovePDF, mereka menyatakan bahwa file yang dikirim oleh pengguna hanya disimpan maksimal dua jam, kemudian akan langsung dihapus permanen dari server.

Pengguna juga memiliki pilihan untuk menghapus file yang mereka kirim secara manual setelah mengunduhnya.

"Kami tidak akan memeriksa, menyalin, ataupun menganalisis file Anda dengan cara apa pun," begitu penjelasan yang tertulis di website resmi iLovePDF.

| Baca Juga: Lagi Viral, Ini Prompt Poster Film AI 'If My Life Were a Movie'

Selain itu, mereka juga telah mengantongi sertifikasi ISO/IEC 27001:2017 yang menjamin kepatuhan perusahaan terhadap standar keamanan informasi global.

ISO 27001 adalah standar internasional yang mengatur Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI).

Standar itu menjadi panduan untuk organisasi atau perusahaan dalam mengelola dan melindungi data sensitif dari berbagai ancaman, seperti kebocoran data dan peretasan.

Selain itu, sebagai perusahaan yang berbasis di Eropa, iLovePDF juga menyatakan kepatuhan terhadap GDPR (General Data Protection Regulation), undang-undang privasi dan keamanan data paling ketat di dunia yang dibuat dan disahkan oleh Uni Eropa (UE).

| Baca Juga: Dijadikan Kurir Narkoba, Kucing ini Ditangkap Petugas Lapas di Rusia

Jika mengacu pada pernyataan mereka, dapat disimpulkan bahwa iLovePDF adalah website dan aplikasi yang aman dan melindungi data pengguna.

Meski begitu, pengguna tetap harus berhati-hati dalam mengirimkan dokumen-dokumen krusial dan rahasia.

Siapa Pencipta iLovePDF?

Aplikasi tersebut diciptakan oleh Marco Grossi, web designer dan developer asal Barcelona, Spanyol, pada 2010 secara mandiri, tanpa bantuan investor.

Ide menciptakan iLovePDF muncul dari keresahannya sendiri yang merasa kesulitan menggabungkan file PDF di website berbayar. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: