Cita-citanya untuk terjun ke industri hiburan ditentang habis-habisan. Tidak jarang, John mendapat perlakukan kasar, baik secara fisik maupun verbal dari ayahnya.

Ketika akhirnya sampai di Hollywood pun, ia kerap mendapat diskriminasi karena darah Latino yang dimilikinya.

Di awal kariernya sebagai aktor, John sering mendapat peran sebagai anggota geng, penjahat jalanan, dan pengedar obat-obatan terlarang, seperti stereotype rasnya.

| Baca Juga: Ghost Rider hingga Black Panther 3: Kejutan Marvel di San Diego Comic-Con

Tidak jarang pula, produser dan agennya meminta John Leguizamo mengganti identitasnya supaya lebih diterima di panggung Hollywood.

Merasa frustasi, ia pun menulis dan membintangi sendiri pertunjukan komedi tunggalnya di Broadway. Kisahnya kebanyakan mengangkat isu trauma masa kecil dan rasisme yang pernah dialaminya.

Dari sana, John mulai lebih diperhatikan oleh Hollywood.

Ia pun tak menampik bahwa perannya sebagai pengisi suara di seri film animasi ‘Ice Age’ berdampak besar dalam kariernya.

“Peran itu memungkinkan aku menjadi sosok yang selucu mungkin. Di film-film lain, aku biasanya lebih dramatis, tapi di film ini aku bisa menjadi sangat konyol,” ungkapnya. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: