Dulu Korban Diskriminasi, John Leguizamo Kini Berhasil Menguliahkan Anak Berkat 'Ice Age'
VIVIA MEDIA — Aktor John Leguizamo mengaku mendapat bayaran yang cukup besar dari perannya sebagai pengisi suara karakter Sid the Sloth di seri animasi ‘Ice Age’. Padahal dulu, ia sering didiskriminasi di panggung Hollywood.
Dalam salah satu wawancara promosi film terbarunya, ‘The Odyssey’, John mengenang kembali masa-masa ketika ia pertama kali mendapat bayaran sebagai dubber karakter binatang kukang itu.
John pertama kali memerankan Sid di ‘Ice Age’ (2002). Meski tidak menyebut berapa bayaran yang diterimanya saat itu, ia berhasil membeli membeli sebuah rumah dengan uang tersebut.
| Baca Juga: Sempat Diremehkan, Alexandra Adams Jadi Dokter Tuli-Buta Inggris Pertama
Sejak saat itu, ia terus dipercaya menjadi pengisi suara Sid the Sloth. Aksi terbarunya sebagai si kukang bisa dilihat di ‘Ice Age: Boiling Point’ yang dijadwalkan rilis 2027.
John Leguizamo mengaku mendapatkan cukup banyak uang hanya dari menjadi pengisi suara Sid. Selain membeli rumah, ia berhasil mengirim anak-anaknya berkuliah hingga lulus.
“(Pendapatan) itu membayar tagihan-tagihan dan kebutuhan rumahku,” ungkapnya, dilansir Vivia Media dari Entertainment News pada Senin (27/7/2026).
“Itu membuatku bisa membeli rumah ke dua dan ke tiga. Itu juga membuatku bisa membiayai kuliah anak-anakku,” lanjutnya.
Putri John, Allegra kini tengah berkuliah di Northwestern University di bidang seni teater. Sementara putranya, Lucas baru saja lulus dari Vassar Collage di bidang ilmu politik.
| Baca Juga: Teuku Ryan Disebut Mirip Joo Sang Wook 'Agent Kim Reactivated', Setuju?
Itu adalah pencapaian besar dari hidup John Leguizamo, mengingat ia memiliki masa muda yang kurang menyenangkan.
Aktor yang kini berusia 66 tahun itu tumbuh di lingkungan yang keras dan memiliki hubungan yang buruk dengan ayahnya.
Cita-citanya untuk terjun ke industri hiburan ditentang habis-habisan. Tidak jarang, John mendapat perlakukan kasar, baik secara fisik maupun verbal dari ayahnya.
Ketika akhirnya sampai di Hollywood pun, ia kerap mendapat diskriminasi karena darah Latino yang dimilikinya.
Di awal kariernya sebagai aktor, John sering mendapat peran sebagai anggota geng, penjahat jalanan, dan pengedar obat-obatan terlarang, seperti stereotype rasnya.
| Baca Juga: Ghost Rider hingga Black Panther 3: Kejutan Marvel di San Diego Comic-Con
Tidak jarang pula, produser dan agennya meminta John Leguizamo mengganti identitasnya supaya lebih diterima di panggung Hollywood.
Merasa frustasi, ia pun menulis dan membintangi sendiri pertunjukan komedi tunggalnya di Broadway. Kisahnya kebanyakan mengangkat isu trauma masa kecil dan rasisme yang pernah dialaminya.
Dari sana, John mulai lebih diperhatikan oleh Hollywood.
Ia pun tak menampik bahwa perannya sebagai pengisi suara di seri film animasi ‘Ice Age’ berdampak besar dalam kariernya.
“Peran itu memungkinkan aku menjadi sosok yang selucu mungkin. Di film-film lain, aku biasanya lebih dramatis, tapi di film ini aku bisa menjadi sangat konyol,” ungkapnya. (*)







