Cerita di Balik Viralnya Kasus Pencurian Ayam di Tabanan Bali
Sebagai ibu dua anak yang mengandalkan sang suami sebagai tulang punggung keluarga, ia berharap suaminya bisa dibebaskan atau setidaknya mendapat hukuman yang ringan.
Pemuka Adat: Warga Sudah Lama Resah
Bendesa Adat Juwuk Legi, I Nyoman Wirawan, menjelaskan bahwa warganya sebenarnya tidak menghendaki terjadinya aksi pengeroyokan tersebut. Namun, kekesalan warga disebut memuncak karena korban diduga berulang kali melakukan pencurian yang meresahkan, tidak hanya di Banjar Juwuk Legi tetapi juga di sejumlah banjar lain di Kecamatan Baturiti.
“Warga kami spontan karena saking geramnya sehingga terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Ia menegaskan masyarakat menghormati proses hukum yang berjalan terhadap lima tersangka, namun berharap kronologi versi warga turut didengar agar penilaian publik tidak sepihak. Pihak desa adat disebut berencana mendatangi Polres Tabanan untuk menyampaikan permohonan penanganan perkara secara proporsional.
Sebagai bentuk pembersihan spiritual wilayah pascaperistiwa, desa adat juga telah menggelar upacara pecaruan. (*)







