Di negaranya, Morishita dikenal sebagai seorang penari yang selalu sukses membuat penonton terpana. Sejumlah karakter ikonik pun melekat padanya, termasuk Clara ‘The Nutcracker’ hingga Odette serta Odile ‘The Swan Lake’.

Sepanjang kariernya, ia turut mengembangkan dunia balet Jepang bersama koreografer Tetsuro Shimizu. Kolaborasi mereka berhasil mengangkat pamor balet Negeri Sakura hingga ke taraf internasional.

Keanggunan dan kekuatan fisik Yoko Morishita sebagai penari balet pun sukses menarik perhatian sejumlah netizen.

| Baca Juga: Tari Kipas Ajer Antar Svadara Warna Indonesia Raih Gold Medal di Asia Arts Festival 2026

Mereka kagum padanya, apalagi ia masih bisa melakukan gerakan pointe (berdiri dengan ujung kaki) di usianya yang tak lagi muda.

Tidak hanya itu, Yoko Morishita juga pernah tampil bersama maestro dunia Rudolf Nureyev sebanyak 200 kali dan melakukan tur bersama Dame Margot Fonteyn.

Sungguh senang rasanya melihat seorang wanita terus berkarya hingga ia menua,” komentar seorang netizen.

Tampil sekali dengan Rudolf Nureyev, sekali saja, sudah merupakan sebuah kehormatan besar, dan dia justru melakukannya sebanyak 200 kali,” komentar netizen lain. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: